Artikel

Akhlak Para Salaf Bag.28

Tidak berlebih-lebihan dalam membelanjakan harta yang halal. Terkadang banyak orang yang berkata bahwa mencari yang haram saja susah apalagi yang halal. Padahal yang namanya harta yang didapatkan dari cara-cara yang haram dan termasuk harta haram itu sendiri sangat susah untuk dipegang, tetapi sangat mudah untuk pergi. Hal itu karena harta tersebut tidak berkah. Sehingga membelanjakannya […]

Akhlak Para Salaf Bag.28 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.27

Dunia dianggapnya tidak penting bagi mereka. Ketika banyak orang yang berlomba untuk mendapatkan dunia namun ternyata tidak bagi para salafush shalih. Mereka justru takut jika berurusan dengan dunia. Sebab dunia itu seperti lumpur hidup. Sekali seseorang menceburkan dirinya ke dalam lumpur itu niscaya lumpur itu akan menghisapnya sampai dia tenggelam.  Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam

Akhlak Para Salaf Bag.27 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.26

Tidak terlalu mengurusi isi dan perabot rumah. Pada umumnya kebanyakan orang pasti sangat respek terhadap rumah dan isinya. Bila seseorang berkunjung ke rumah saudara atau temannya maka yang pertama dilihat adalah isi perabotan yang ada di rumahnya. Lalu sepulangnya dari rumah saudara atau temannya maka dia akan berkomentar tentang rumah yang dikunjunginya.  Dan sebenarnya untuk

Akhlak Para Salaf Bag.26 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.25

Takut karena kelalaiannya. Sering didengar di kalangan masyarakat (terutama para motivator) bahwa bila ingin sukses maka harus kerja keras tanpa lelah. Bahkan mengatakan bahwa ketika waktu mudanya dihabiskan untuk kerja maka kelak di hari tua dia akan memetik hasilnya.   Sungguh ungkapan di atas tidak selalu salah, tetapi sangat disayangkan. Sebab motivasi yang didengung-dengungkan hanya

Akhlak Para Salaf Bag.25 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.23

Sedikit tertawa dan banyak menangis. Sebenarnya dzikir itu suatu amalan yang sangat ringan bila diamalkan tetapi kenyataannya sangat sulit untuk diamalkan kecuali orang-orang yang selalu membiasakan diri untuk itu. Padahal para salafush shalih lisannya sama sekali tidak pernah berhenti dari berdzikir kepada Allah dan bershalawat kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.  اتْـلُ مَا أُوْحِـيَ إِلَيْـكَ

Akhlak Para Salaf Bag.23 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.22B

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salambersabda:  مَنْ كَانَتِ الْآخِرَةَ هَـمَّـهُ جَعَـلَ اللهُ غِـنَـاهُ فِى قَلْـبِـهِ، وَجَمَـعَ لَـهُ شَـمْـلَـهُ، وَأَتَـتْـهُ الدَّنْـيَـا وَهِيَ رَاغِـمَةٌ. وَمَنْ كَانَتِ الدُّنْـيَـا أَكْبَـرَ هَـمِّـهِ جَعَلَ اللهُ فَـقْـرَهُ بَيْـنَ عَيْـنَـيْهِ، وَفَـرَّقَ عَلَيْـهِ شَـمْلَـهُ، وَلَـمْ يَـأْتِـهِ مِنَ الدُّنْـيَـا إِلَّا مَا كُـتِبَ لَـهُ.  “Barangsiapa yang mnejadikan akhirat sebagai tujuannya, maka Allah akan menjadikan kekayaan berada di

Akhlak Para Salaf Bag.22B Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.22

Lebih mengutamakan amal akhirat ketimbang dunia. Inilah salah satu perbedaan antara salafush shalih dengan generasi selainnya. Yakni mereka lebih mementingkan shalat tahajudnya daripada menonton bola di malam hari, meskipun pemainnya berkelas dunia. Mereka bekerja di dekat rumahnya dengan alasan ingin tetap konsentrasi pada berbakti kepada ibunya daripada harus menerima pekerjaan di luar kota meskipun dengan gaji yang sangat menggiurkan. Dan

Akhlak Para Salaf Bag.22 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.21B

21. B. Upaya agar tidak menjadi munafik. Dari ciri-ciri orang-orang beriman di atas setidaknya sudah bisa mendapat gambaran bahwa mereka adalah orang-orang yang komitmen dan seimbang antara ucapan dan tindakan. Hal itu sangat berbeda dengan munafik, yakni antara ucapan dan tindakannya sangat berbeda dan bahkan lebih cenderung berseberangan. Padahal orang-orang beriman kelak akan mendapatkan warisan surga Firdaus

Akhlak Para Salaf Bag.21B Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.21

21. A. Upaya agar tidak menjadi munafik. Sesungguhnya sifat orang-orang mukmin itu banyak, salah satunya sebagaimana yang difirmankan Allah Ta’ala;  التَّـائِبُـوْنَ الْعَابِدُوْنَ الْحَامِدُوْنَ السَّائِـُحُوْنَ الرَّاكِـعُوْنَ السَّاجِدُوْنَ الْأَمِرُوْنَ بِالْمَعْـرُوْفِ وَالنَّـاهُوْنَ عَـنِ الْمُـنْكَـرِ وَألْحَافِـظُوْنَ لِـحُدُوْدِ اللهِ، وَبَـشِّـرِ الْمُؤْمِنِـيْنَ.  Mereka itulah orang-orang yang bertaubat, yang beribadah, yang memuji (Allah), yang melawat, yang rukuk, yang sujud, yang menyuruh berbuat

Akhlak Para Salaf Bag.21 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.20B

(B) Komitmen dalam menjaga tahajjud. Tahajjud, adalah suatu amalan yang biasa diamalkan oleh orang-orang terdahulu sebelum Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam diutus. Begitulah yang disampaikan beliau dalam sabdanya, sebagaimana yang sudah ditulis di atas. Kemudian diikuti oleh para pendahulu dari para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam di awal-awal dakwah slam di Makkah.   Dalam hadits disebutkan bahwa karena setiap malam Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam selalu shalat malam dan kakinya bengkak-bengkak, kemudian

Akhlak Para Salaf Bag.20B Read More »

Call Now Button