Artikel

Akhlak Para Salaf Bag.33B

B. Mereka merasa belum bersyukur apabila melihat limpahan nikmat yang mereka dapatkan. Sering terdengar pembicaraan orang Jawa yang tertimpa musibah berkata kepada temannya, “Alhamdulillah yang kena cuma kukunya”.   Atau ketika kakinya patah karena kecelakaan, dia berkata, “Alhamdulillah, hanya kaki yang patah”. Dan masih banyak lagi ucapan-ucapan yang senada dengan itu.  Sesungguhnya ucapan-ucapan seperti di atas itu […]

Akhlak Para Salaf Bag.33B Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.33A

A. Mereka merasa belum bersyukur apabila melihat limpahan nikmat yang mereka dapatkan. Inilah tipu daya setan yang perlu diwaspadai;  3. Berbalut penalaran.  Tipu daya yang paling dahsyat dari dahulu sampai saat ini adalah; tipu daya yang berbalut pada penalaran. Dengan penalaran yang liar tanpa didasari oleh nalar syariat akhirnya manusia bisa tertipu dan terjerumus ke

Akhlak Para Salaf Bag.33A Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.32C

C. Selalu waspada terhadap tipu daya iblis. Inilah tipu daya setan yang perlu diwaspadai;  3. Berbalut penalaran.  Tipu daya yang paling dahsyat dari dahulu sampai saat ini adalah; tipu daya yang berbalut pada penalaran. Dengan penalaran yang liar tanpa didasari oleh nalar syariat akhirnya manusia bisa tertipu dan terjerumus ke dalam lembah kemungkaran. Setidaknya Adam

Akhlak Para Salaf Bag.32C Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.32B

B. Ketakutan mereka yang besar terhadap gangguan keburukan terhadap ilmu dan amal mereka. Kenapa imam Ahmad ‘terlalu jujur’ ketika diuji?  Sebab beliau sadar bahwa bila beliau menjawab asal-asalan maka implikasinya sangat fatal. Meskipun saat itu nama beliau mungkin akan melejit. Orang-orang yang hadir akan kagum akan ‘kecerdasan’ beliau dalam ilmu agama.  Tetapi ingat bahwa bila

Akhlak Para Salaf Bag.32B Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.32

A. Selalu waspada terhadap tipu daya iblis. Inilah karakter para salafush shalih. Mereka selalu waspada terhadap tipu daya setan. Tujuanya agar tidak terseret dan terjebak menjadi temannya setan atau menyenangkan kemauannya setan. Sebab pada dasar setan itu memang benar-benar musuh manusia.   إِنَّ الشَّـيْطَانَ لَكُـمْ عَـدُوٌّ فَـاتَّـخِـذُوْهُ عَـدُوًّا، إِنِّـمَا يَدْعُـوْا حِزْبَـهُ لَيَـكُـوْنُـوْا ِمِنْ أَصْحَـابِ السَّعِيْـرِ.   Sesungguhnya

Akhlak Para Salaf Bag.32 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.31

Sering menanyakan kondisi saudaranya. Ini adalah suatu sikap yang kemudian menjadi karakter dan kebiasaan yang dilakukan oleh para pendahulunya dari para salafush shalih. Yakni mereka menanyakan kondisi saudaranya seiman. Terutama sikapnya orang-orang Anshar terhadap Muhajirin.   Sebab kaum Anshar merasa  bahwa pengorbanan kaum Muhajirin jauh lebih mulia daripada mereka. Betapa tidak?  Orang-orang Muhajirin telah rela meninggalkan anak, istri,

Akhlak Para Salaf Bag.31 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.30C

Ketakutan mereka yang besar terhadap gangguan keburukan terhadap ilmu dan amal mereka. Suatu saat Sufyan bin Uyainah rahimahullah didatangi orang-orang, kemudian meminta Sufyan bin Uyainah duduk bersama mereka lalu menyampaikan hadits. Namun Sufyan bin Uyainah menolak perminta mereka seraya berkata, “Aku tidak layak berbicara dan kalian tidak layak untuk mendengarkan. Keadaanku dan kalian bagaikan pepatah penyair; ‘Mereka dipermalukan lalu mereka berdamai’.  Ini bukan berarti bahwa

Akhlak Para Salaf Bag.30C Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.30B

B. Ketakutan mereka yang besar terhadap gangguan keburukan terhadap ilmu dan amal mereka. Kenapa imam Ahmad ‘terlalu jujur’ ketika diuji?  Sebab beliau sadar bahwa bila beliau menjawab asal-asalan maka implikasinya sangat fatal. Meskipun saat itu nama beliau mungkin akan melejit. Orang-orang yang hadir akan kagum akan ‘kecerdasan’ beliau dalam ilmu agama.  Tetapi ingat bahwa bila beliau jawab asalasalan demi

Akhlak Para Salaf Bag.30B Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.30A

A. Ketakutan mereka yang besar terhadap gangguan keburukan terhadap ilmu dan amal mereka. Dalam sebuah majlis ilmu, imam Ahmad pernah ditanya dengan empat puluh pertanyaan. Dan pertanyaan itu sangat rumit.  Mungkin bila pertanyaan itu diajukan pada para guru atau para ustadz yang terkenal hari ini, mungkin akan mereka jawab meski jawabannya tidak sesuai dengan syariat.

Akhlak Para Salaf Bag.30A Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.29

Mereka beranggapan bahwa amal mereka masih sedikit bila dibandingkan dengan nikmat Allah yang diberikan kepadanya. Terkadang ada orang yang sering terjebak dengan amalan dirinya. Sebab dia beranggapan bahwa amalan dirinya telah banyak. Apalagi jika hanya sebatas konteks hadits-hadits tertentu yang apabila tidak difahami dengan benar maka akan merugikan dirinya sendiri. Sebagai contoh tentang hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tentang shalat di tiga masjid (masjidil Haram, Masjid Nabawi

Akhlak Para Salaf Bag.29 Read More »

Call Now Button