A. Mereka selalu menutupi aurat saudaranya.
Inilah adab dan akhlak para salafush shalih yang selalu dijaga dan dibuatnya menjadi tradisi mereka. Tradisi yang tidak terdapat pada ajaran agama lain. Dan tradisi ini saat ini juga semakin luntur.
Dalam sebuah hadits disebutkan, dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda;
مَنْ نَـفَّسَ عِنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَـةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَـامَةِ، وَمَنْ يَـسَّرَ عَـلَى مُعْسِرٍ، يَـسَّرَ اللهُ عَـلَيْهِ فِى الدُّنْـيَـا وَالْآخِرَةِ، وَمَنْ سَـتَـرَ مُسْـلِـمًـا سَتَـرَ اللهُ فِى الدُنْـيَـا وَالْآخِرَةِ، وَاللهُ فِى عَـوْنِ الْعبْدِ مَا كَانَ الْعِبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيْـهِ.
“Barangsiapa melepaskan kesusahan seorang muslim dari kesusahan dunia, Allah akan melepaskan kesusahannya pada hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang susah, Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi aib seseorang, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama dia menolong saudaranya”. Riwayat Muslim, no. 2699.

Seharusnya hadits di atas dijadikan sebagai acuan bagi setiap muslim sebagaimana yang dilakukan para salafush shalih terdahulu. Yakni menutupi aib saudaranya, bukan sebaliknya justru diumbar ke mana-mana. Sehingga yang seharusnya hanya dirinya sendiri yang tahu malah akhirnya banyak orang yang tahu. Sungguh ini menyakiti saudaranya.
Sebab selain malu tentu akan membuat perubahan sikap dari masyarakat yang mengetahuinya. Dan bahkan bisa saja akan menutup rezekinya. Padahal tahu sendiri bagaimana dosanya apabila ada orang yang menutup rezeki saudaranya.
Makanya pada kesempatan yang lain Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
يَا مَعْشَـرَ مَنْ آمَنَ بِـلِسَـانِـهِ وَلَمْ يَدْخُلِ الْإِيْـمَانُ قَلْبَـهُ، لَا تَـغْتَـابُوا الْمُسْلِمِيْنَ، وَلَا تَـتَّبِـعُوْا عَوْرَاتِـهِمْ. فَـإِنَّـهُ مَنِ اتَّـبَعَ عَوْرَاتِـهِمْ يَـتَّبِـعِ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَوْرَاتِـهِ، وَمَنْ يَـتَّبِعِ اللهُ عَوْرَاتَـهُ يَفْـضَحْهُ فِى بِيْـتِهِ.
“Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya dan iman itu belum masuk ke dalam hatinya, janganlah kalian berbuat ghibah kepada kaum muslimin dan janganlah mencari-cari aurat (aib) mereka! Karena siapa yang suka mencari-cari aib kaum muslimin, maka Allah pun akan mencari-cari aibnya. Dan barangsiapa dicari-cari aibnya oleh Allah, niscaya Allah akan membongkarnya di dalam rumahnya (walaupun dia) tersembunyi dari manusia”. Riwayat Ahmad dan Abu Daud, hadits hasan shahih.
Jadi begitulah para salafush shalih dalam bertindak terhadap saudaranya. Mereka tidak pernah mau membuka aurat saudaranya.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
Insya Allah berlanjut.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
