Akhlak Para Salaf Bag.37

Lebih memilih diam, dan bila berbicara maka penuh dengan hikmah dan bijaksana.

Sebagaimana yang telah dipesankan kepada kaum muslimin agar selalu menjaga lisan. Namun jika tidak mampu maka lebih baik diam. Andaipun mau berbicara maka para salafush shalih selalu berfikir terlebih dahulu sebelum berbicara. Tujuannya agar  tidak menyinggung perasaan orang lain atau bahkan ucapannya nanti saat dilontarkan tidak banyak-banyak tetapi mengandung hikmah dan penuh bijaksana.  

Bukankah Allah sendiri juga telah berfirman bahwa agar jangan berbicara kecuali bila ada data atau ilmunya? Sebab meskipun hanya sekedar berbicara satu atau dua kata maka kelak akan dipertanggung jawabkan. 

وَلَا تَـقْفُ مَا لَيْسَ بِـهِ عِـلْـمٌ، إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُـؤَادَ كُـلٌّ أُوْلَـئِكَ كَانَ عَنْـهُ مَسْؤُوْلًا. 

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggungan jawabnya. Qs. Al Israa’ 36. 

berbicara hikmah dan bijaksana

Artinya bahwa jika memang tidak bisa berbicara dengan penuh sopan santun maka diam adalah pilihan terbaik. Tetapi bila pun ingin berbicara maka hendaklah pembicaraannya berisi dan berbobot dan tidak membikin hati lain sakit, melainkan justru menyejukkan. 

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: 

أُعْطِيْـتُ جَوَامِعِ الْكَلِمِ. 

“Sesungguhnya aku telah diberi kata-kata yang ringkas”. 

Benar yang disabdakan beliau. Yakni semua sabda beliau sebenarnya ringkas tetapi memiliki makna yang mendalam dan mengandung arti yang luas.  

Berikut ini beberapa perkataan dari para ulama salafush shalih yang sangat bijak; 

Abul Hasan Al Harawi berkata, “Kebijaksanaan diperoleh karena empat hal; penyesalan atas dosa, persiapan untuk kematian, perut kosong dan kebersamaan dengan orang-orang yang zuhud terhadap dunia”. 

Imam Syafi’i berkata, “Manusia yang paling lelah di dunia ada dua: pendengki dan pembenci”. 

Abu Mu’awiyah Al Aswad berkata, “Barangsiapa yang mengharapkan keberkahan Allah yang banyak, maka janganlah dia tidur di malam hari dan jangan pula tidur di siang hari”. 

Imam Syafi’i juga berkata, “Barangsiapa yang mengadu domba orang lain kepadamu, maka dia akan mengadu domba dirimu kepada orang lain. Barangsiapa yang menceritakan aib orang lain kepadamu, maka dia akan menceritakan aibmu kepada orang lain. Barangsiapa yang jika engkau membuatnya senang, maka dia akan menyanjungmu dengan sesuatu yang tidak ada padamu. Dan jika engkau membuatnya marah, maka dia akan menjelekkanmu dengan sesuatu yang tidak ada padamu”. 

Wallahu a’lamu bish shawaab. 

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button