Artikel

Akhlak Para Salaf Bag.20A

(A) Komitmen dalam menjaga tahajud. Mungkin bagi sebagian besar dari kaum muslimin beranggapan bahwa shalat tahajjud hanya sekedar shalat sunnah biasa. Padahal sebenarnya terbalik. Meskipun shalat tahajjud tidak wajib tetapi efek positif dati shalat tahajud itu sangat luar biasa sekali dari segala sisi, terutama dari sisi psokologis.   Lihat saja bagaimana generasi awal didikannya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sebelum hijrah. Mereka adalah benar-benar pioner dalam perjuangan Islam. Mereka sangat siap ketika disiksa oleh […]

Akhlak Para Salaf Bag.20A Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.19B

Ada sebuah hadits yang membuat para salafush shalih dahulu selalu ketakutan bila di akhir hayatnya su’ul khatimah. Sebagaimana hadits berikut ini.  Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:  إِنَّ أَحَدَكُـمْ لَيَـعْـمَلُ بِـعَمَـلِ أَهْلِ الْجَنَّـةِ حَتَّى مَا يَكُـوْنُ بَيْـنَـهُ وَبَيْـنَهَـا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَـسْبِـقُ عَلَيْـهِ الْكَـتَـابُ فَيَـعْـمَلُ بِعَـمَلِ أَهْلِ النَّـارِ فَيَـدْخُلُهُـا. وَإِنَّ أَحَدَكُـمْ لَيَـعْـمَلُ بِعَـمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُـوْنُ بَيْـنَهُ وَبَيْـنَـهَـا إِلَّا ذِرَاعٌ فَـيَسْـبِقُ عَـلَيْهِ الْكَـتَـابُ، فَيَـعْمَلُ بِعَـمَلِ أَهْلِ الْجَنَّـةِ فَيَـدْخُلُـهَـا.  “Sesungguhnya (ada) salah seorang dari kalian beramal shalih dengan amalan ahli surga, sehingga jarak antara dirinya dengan surga hanya tinggal sehasta, tetapi catatan (takdir) mendahuluinya lalu dia beramal dengan amalan ahli neraka. Maka dengan begitu dia masuk memasukinya (neraka). Dan sesungguhnya (ada)

Akhlak Para Salaf Bag.19B Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.19A

A. Sangat takut bila akhir hayatnya su’ul khatimah Sadarkah bahwa kebanyakan orang ketika berdoa seringnya akhiri dengan doa:  رَبَّـنَـا آتِـنَـا فِى الدُّنْـيَـا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَـا عَـذَابَ النَّـارِ.  Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan pelilharalah kami dari siksa neraka. Penggalan dari surat Al Baqarah 201.  Maksudnya

Akhlak Para Salaf Bag.19A Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.18

18. Sayang kepada yang kecil (junior) dan hormat kepada yang besar (senior). فَقُـوْلَا لَـهُ قَوْلًا لَّيِّـنًـا لَّـعَلَّـهُ يتَـذَكَّـرُ أَوْ يَخْـشَى.  “Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia ingat atau takut”. Qs. Thaahaa 44.  Bila melihat beberapa ayat di atasnya (dari surat Thaahaa) ini, Al Qur’an mengkisahkan bahwa Allah telah memerintahkan

Akhlak Para Salaf Bag.18 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.17

17. Saling nasehat menasehati sesama mereka. Insya Allah hampir mayoritas kaum muslimin hafal surat Al ‘Ashr. Yang pada ayat ketiga disebutkan tentang (ciri) orang yang beriman itu pasti akan selalu melakukan saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan saling nasehat menasehati dengan penuh kesabaran.  إِلَّا الَّـذَيْـنَ آمَنُوْا وَعَـمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْ بِالْحَقِّ وَ تَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ.  Kecuali orang-orang

Akhlak Para Salaf Bag.17 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.16

16. Tidak ambisi terhadap jabatan. Menjadi pemimpin? Adalah sesuatu yang banyak orang mengejarnya. Mungkin saja yang ada di benak mereka disebabkan oleh gambaran yang salah. Yakni beranggapan bahwa bila menjadi pemimpin maka dirinya akan dihormati, ditakuti, mendapat gaji besar, bisa menyuruh-nyuruh orang seenaknya dan lain sebagainya.  Bila memang ini yang dikejar maka yang terjadi justru

Akhlak Para Salaf Bag.16 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.15b

B. Sabar terhadap istrinya. Di atas sudah disebutkan tentang bagaimana khalifah Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu dalam mensikapi istrinya yang sedang mengomel.   Sementara itu Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah yang mengatakan bahwa apabila istrinya, pembantunya dan bahkan tikus yang ada di rumahnya berubah dari kebiasaannya maka beliau langsung melakukan introspeksi diri. Lalu beliau mengetahui bahwa perubahan yang ada di rumah itu disebabkan oleh dirinya yang telah melakukan suatu kemaksiatan kepada Allah.  Nah, hal yang mirip juga disampaikan oleh sahabat Alli bin Abi Thalib radliyallahu ‘anhu. Katanya, “Lima hal yang termasuk kebahagiaan seseorang:  1. Memiliki istri yang selaras (shalihah).  2. Memiliki anak-anak keturunan yang baik.  3. Memiliki saudara/sahabat yang bertaqwa.  4. Memiliki tetangga yang shalih.  5. Rezeki (penghasilan) di negerinya”. Terdapat pada kitab Tanbiihul Mughtarriin. Karya Asy Sya’rani, hal. 44.  Dari sini setidaknya dapat disimpulkan bahwa keshalihahan seorang istri itu tergantung pada keshalihan sang suami. Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam:  خَيْـرُكُـمْ خَيْـرُكُـمْ لِأَهْـلِكُـمْ، وَ أَنَا خَيْـرُكُـمْ لِأَهْـلِي.  “Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku”. Riwayat Tirmidzi dan dishahihkan Al Albani.  Sementara itu Ahmad bin Harb pernah berkata, “Jika seorang wanita memiliki enam hal (ini), maka sempurnalah ketaqwaannya; mendirikan shalat lima waktu, mentaati suaminya, menyenangkan Tuhannya, menjaga lidahnya dari ghibah dan gosip, zuhud dalam kesenangan dunia dan sabar dalam musibah”.  Oleh karena itu hendaknya setiap suami harus menjadi orang shalih terlebih dahulu agar kelak istrinya juga ikut menjadi shalihah. Sebab jika dirinya telah menjadi shalih maka sangat mudahlah nanti sang istri diluruskan jika suatu saat dia melenceng. Dan seandainya sang istri sedang melenceng hendaknya tidak menggunakan kekerasan ketika meluruskannya. Sebab bagaimanapun sang istri adalah bagian dari diri suami itu sendiri.  Ingatlah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam juga pernah berpesan. Sabdanya:   فَاتَّـقُوْا اللهَ فِى النِّسَـاءِ، فَـإِنَّـكُـمْ أَخَـذْتُـمُوْهُـنَّ بِـأَمَانِ اللهِ، وَاسْـتَحْـلَلْـتُـمْ فُـرُوْجَـهُـنَّ بِـكَـلِمَـاتِ اللهِ.  “Bertaqwalah kepada Allah dalam hal berhubungan dengan para wanita (istri), karena sesungguhnya kalian telah mengambil mereka dengan amanah dari Allah, dan kalian telah menghalalkan bagimu aurat mereka dengan kalimat Allah”. Riwayat Muslim.  Wallahu a’lamu bish shawaab.  By: Abu Ibrahim. Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan

Akhlak Para Salaf Bag.15b Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.15

A. Sabar terhadap istrinya. Memiliki istri shalihah adalah dambaan setiap muslim. dan istri shalihah sendiri selalu digambarkan sebagai wanita yang selalu menuruti syariat Allah Ta’ala. Yang selalu menjaga kemaluannya, menjaga harta suaminya, mendidik anak-anaknya dan enak dipandang mata suaminya dan sebagainya.   Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, dia berkata, “Suatu saat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam 

Akhlak Para Salaf Bag.15 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.e

Menaruh rasa hormat mereka terhadap kesucian umat Islam.  Pengagungan terhadap syiar-syiar Islam dan menghormati kesucian Islam dan kaum muslimin itu sama saja pada prinsipnya. Coba saja perhatikan hadits di bawah ini;  Ketika di haji Wada’ Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam berpesan kepada jamaah haji yang hadir saat itu, beliau bersabda:  إِنَّ دِمَـاءَكُـمْ وَ أَمْوَالَـكُـمْ حَرَامٌ

Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.e Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.d

Kelima: Pengagungan terhadap simbol-simbol khusus agama Islam.  Pengagungan simbul-simbul agama Islam serta ciri khas yang dimuliakan dan dicintai kaum muslimin. Yaitu Allah Ta’ala, termasuk semua asmaul husna dan sifat yang mulia-Nya, nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam dan sunnah-sunnahnya, Al Qur’an, setiap ayat-ayat-Nya, kalimat Tauhid, Ka’bah, adzan, jilbab, cadar dan lain sebagainya.   Maka berhati-hatilah

Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.d Read More »

Call Now Button