Artikel

Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.c

Keempat: Pengagungan syiar zamaniyah (waktu).  Yang dimaksud dengan syiar zamaniyah adalah syiar yang berkenaan/berkaitan dengan waktu-waktu tertentu. Seperti yang telah Allah firmankan dalam surat At Taubah 36.  إِنَّ عِـدَّةَ الشُّـهُوْرِ عِنْدَ اللهِ اثْنَـا عَشَرَ شَهْـرًا فِى كِـتَـابِ اللهِ يَـوْمَ خَلَـقَ السَّمَـاوَأتِ وَالْأَرْضَ مَنْـهَا أَرْبَـعَةٌ حُرُمٌ، ذَلِكَ الدِّيْـنُ الْقَـيِّـمُ، فَلَا تَـظْلِـمُوْا فِيْـهِـنَّ أَنْـفُـسَكُـمْ، وَقَاتِـلُوْا الْمُشْرِكِيْـنَ كَافَـةً […]

Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.c Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.b

Ketiga: Pengagungan syiar makaniah (tempat).  Yang dimaksud dengan syiar makaniah adalah tempat-tempat tertentu yang dijadikan sebagai syiar Islam yang harus diagungkan. Di antaranya tiga masjid seperti yang tertera pada ayat berikut ini;  وَإِذْ جَعَـلْـنَـا الْبَـيْـتَ مَثَـابَـةً لِّـلنَّـاسِ وَأَمْـنًـا وَاتَّـخِذُوْا مِن مِـقَـامِ إِبْـرَاهِيْـمَ مُصَـلَّى، وَعَـهِدْنَـآ إِلَى إِبْـرَاهِيْـمَ وَإِسْـمَـاعِيْـلَ أَن طَهِّـرَا بَيْـتِـيَ لِلطَّـائِـفِيْـنَ وَألْعَـاكِفِـيْـنَ وَالرُّكَّـعِ السُّـجُوْدِ.  Dan

Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.b Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.14

14. (a) mengagungkan syiar-syiar Allah dan menaruh rasa hormat mereka terhadap kesucian umat Islam. ذَلِكَ وَمَن يُـعَـظِّـمْ شَعَـائِـرَ اللهِ فَـإِنَّـهَـا مِن تَـقْـوَى الْقُـلُوْبِ.  Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati. Qs. Al Hajj 32.  Pertama: Pengagungan perintah Allah dan rasul-Nya.  Mengagungkan syiar-syiar Allah itu setidaknya ada beberapa;

Akhlak Para Salaf Bag.14 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.13

13. Meminta maaf meskipun dirinya yang didhalimi. Ini aneh tetapi kenyataannya pernah terjadi dan menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh kebanyakan para salafush shalih. Yakni ketika dirinya disakiti, dianiaya, dibully dan sebagainya, tetapi dia tidak menuntut balas melainkan justru dimaafkan. Ini sungguh luar biasa!  فِـبِـمَـا نَـقْضِهِـم مِّيْـثَـاقَهُـمْ لَعَـنَّى هُمْ وَجَعَـلْنَـا قُلُـوْبَهُـمْ قَاسِيَـةً يُـحَرِّفُـوْنَ الْكَـلِـمَ عَن مَّوَاضَعِـهِ

Akhlak Para Salaf Bag.13 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.12

12. Banyak berfikir, menangis dan memikirkan perkara kematian. Kebanyakan orang hari ini setiap mereka berfikir pasti fikirannya berkaitan dengan masa depan mereka di dunia. Entah itu berkaitan dengan terobosan dalam tehnologi, terobosan sistem bisnis dan perdagangan, terobosan dalam menggalang dana dan massa dan lain sebagainya. Yang pasti muaranya ke masalah keduniaan.  Sementara itu para salafush

Akhlak Para Salaf Bag.12 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.11

11. Di saat sakit, maka hati mereka seakan telah mendekati ajal. Inilah tazkiyatun nafs (penyucian jiwa). Ini bukanlah suatu keputus asaan. Setiap jiwa yang suci kemudian saat itu dirinya mendapatkan ujian berupa sakit raganya maka dia pasti akan langsung terbayang akan kematian. Seakan ajalnya telah dekat.   Tujuannya untuk apa?  Tiada lain adalah untuk mengingat

Akhlak Para Salaf Bag.11 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.10

10. Tidak mau mendhalimi orang muslim. Inilah ciri khas dari para salafush shalih. Yakni mereka tidak mau mendhalimi saudara muslimnya. Sebab dia tahu bahwa jika dia telah mendhaimi saudara muslimnya maka urusannya tetap akan dibawa ke akhirat kelak. Nah inilah yang ditakuti mereka. Lho?  Ya, benar. Kelak di padang Mahsyar, orang-orang yang mendhalimi akan diadili

Akhlak Para Salaf Bag.10 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.9b

Para salafush shalih memang orang-orang yang sangat takut pada dosa. Tetapi jika memang ada dalil qath’i maka mereka pasti tidak akan ragu untuk melaksanakannya dan bahkan mereka siap dengan resikonya yang akan menghadang.   Apalagi bila hal itu tidak hanya sekedar dalil tetapi memang ada perintah langsung dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, maka mereka akan tegak seperti karang di tengah lautan.   إِنَّ الَّـذِيْـنَ قَـالُـوْا رَبُّـنَـا اللهُ ثُـمَّ اسْـتَـقَـامُوْا تَـتَـنَـزَّلُ عَـلَيْـهِـمُ الْمَلَائِـكَـةُ أَلَّا تَـخَـافُوْا وَلَا تَـحْزَنُـوْا وَأَبْـشِـرُوْا بِالْجَـنَّـةِ الَّـتِى كُـنْـتُمْ تُوْعَـدُوْنَ.  Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan,

Akhlak Para Salaf Bag.9b Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.9

Sangat takut kepada Allah.  Sebagaimana yang pernah diceritakan bahwa Hasan Basri pernah ditanya tentang maksud dari kalimat “Atsaris sujud” dalam surat Al Fath 29; مِنْ أَثَـرِ السُـجُوْدِ (tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud).  Lalu Hasan Basri menjawab bahwa yang dimaksud adalah segala sesuatunya sebelum bertindak, para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam

Akhlak Para Salaf Bag.9 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.8b

Ketika seseorang sedang mendapatkan ujian hendaklah melihat bagaimana kesabarannya nabi Ayyub ‘alaihi salam dalam menghadapi ujian. Ya, beliau seorang nabi dan rasul, kaya raya, suka bersedekah, memiliki anak-anak yang shalih lagi shalihah. Yang kesemuanya itu tentu menjadi idaman bagi setiap insan.  Namun tiba-tiba semua keceriaan itu hilang dan berganti dengan suatu kemalangan. Yakni beliau mendapatkan

Akhlak Para Salaf Bag.8b Read More »

Call Now Button