Artikel

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.14

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.14 Istihza’ kedua: istihza’ kepada syi’ar-syi’ar Islam dan sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Di atas sudah sedikit disinggung tentang istihza’ kepada syi’ar-syi’ar Islam dan syi’ar-syiar dari sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, beserta konsekwensinya ketika mereka melakukan istihza’ terhadap syi’ar-syi’ar Islam itu. Tapi anehnya mereka sama sekali tidak mengindahkannya. Bahkan semua peristiwa […]

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.14 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.13

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.13 Istihza’ kedua: istihza’ kepada syi’ar-syi’ar Islam dan sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Sesungguhnya semua hal yang diperintahkan Allah untuk manusia itu benar-benar memiliki kebaikan untuk manusia itu sendiri. Sementara itu memenuhi perintah Allah itu adalah suatu kewajiban. Adalah bentuk perintah yang mampu membikin pelakunya terlihat berwibawa itu adalah syi’ar. Seperti jilbab

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.13 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.12

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.12 Istihza’ kedua: istihza’ kepada Rasululah shalallahu ‘alaihi wa salam. g. Istihza’ dengan para sahabat radliyallahu ‘anhum. Para sahabat Rasulullah shalallahu adalah orang-orang yang sangat beliau cintai. Beliau tidak membeda-bedakan antara sahabat yang satu dengan sahabat lainnya. Meskipun ada di antara mereka yang sangat dekat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan ada yang

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.12 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.11

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.11 Istihza’ kedua: istihza’ kepada Rasululah shalallahu ‘alaihi wa salam. f. Istihza’ dengan istri-istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Di atas sudah disebutkan dan diberikan contoh-contoh tentang orang-orang yang melakukan tindak istihza’ kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam secara langsung. Juga terhadap ucapan-ucapan/kalimat-kalimat yang diklaim sebagai sebuah hadits yang berasal dari Rasulullah shalallahu

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.11 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.10

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.10 Istihza’ kedua: istihza’ kepada Rasululah shalallahu ‘alaihi wa salam. e. Istihza’ dengan mengatas namakan hadits. Bila berbicara masalah (ilmu) hadits maka akan terasa sulit tetapi sangat menarik. Sulit karena mungkin terlalu banyak mengenal banyak nama-nama orang, perikehidupannya, bahkan sampai ke masalah urusan pribadinya. Adapun menariknya karena di sana akan mengetahui tentang para

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.10 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.9

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.9 Istihza’ kedua: istihza’ kepada Rasululah shalallahu ‘alaihi wa salam. d. Novel. Novel sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cerita-cerita fiktif lainnya. Hal itu sangat jauh berbeda dengan cerita yang ada pada Al Qur’an dan As Sunnah. Jika novel dan cerita-cerita fiksi itu hanyalah sebuah karangan yang penuh imaginasi, sedangkan cerita-cerita dari Al Qur’an

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.9 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.8

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.8 Istihza’ kedua: istihza’ kepada Rasululah shalallahu ‘alaihi wa salam. c. Istihza’ berupa tulisan. Kalau istihza’ model ini sudah ada sejak masa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Hanya saja untuk saat ini versi/bentuknya agak sedikit berbeda. Seperti yang pernah terjadi beberapa tahun di Indonesia. Yaitu suatu tabloid yang membuat pollling tentang siapa junjungannya.

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.8 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.6

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.6 Istihza’ kedua: istihza’ kepada Rasululah shalallahu ‘alaihi wa salam. Dalam surat Al Hujuraat ayat pertama disebutkan tentang larangan mendahului Allah dan Rasul-Nya yang membuat Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu menangis. Sebab Abu Bakar teringat akan peristiwa ketika beliau menemani Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam perjalanan hijrah. Tetapi hal itu dijawab

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.6 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.5

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.5 Istihza’ kedua: istihza’ kepada Rasululah shalallahu ‘alaihi wa salam. a. Adab terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Di atas sudah disebutkan tentang bagaimaan seorang muslim harus bersikap terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Tetapi kenyataannya masih saja orang-orang yang mengaku dirinya beriman namun tidak memiliki adab terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.5 Read More »

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.4

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.4 Istihza’ kedua: istihza’ kepada Rasululah shalallahu ‘alaihi wa salam. Semua kaum muslimin tahu bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam adalah suri tauladan untuk seluruh kaum muslimin (khususnya) dan seluruh umat manusia (pada umumnya). Oleh karena itu Allah Ta’ala telah berfirman: وَمَا آتَـاكُـمُ الرَّسُوْلُ فَـخُذُوْهُ وَمَا نَـهَىكُـمْ عَنْـهُ فَانْـتَهُوْا. Apa yang diberikan rasul

Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.4 Read More »

Call Now Button