Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.13
Istihza’ kedua: istihza’ kepada syi’ar-syi’ar Islam dan sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Sesungguhnya semua hal yang diperintahkan Allah untuk manusia itu benar-benar memiliki kebaikan untuk manusia itu sendiri.
Sementara itu memenuhi perintah Allah itu adalah suatu kewajiban. Adalah bentuk perintah yang mampu membikin pelakunya terlihat berwibawa itu adalah syi’ar. Seperti jilbab dan ritual ibadah haji (dan) umrah, misalnya.
Jilbab, dengan pakaian syar’i yang menutupi seluruh aurat wanita –tanpa harus mengikuti model kekinian- itu akan mampu meredam kemaksiatan. Sebab lekuk-lekuk tubuh wanita yang memakainya sama sekali tidak membayang atau tercetak –walau menggunakan jilbab-. Dan hal inilah akhirnya setan tidak akan mampu menggoda setan dari jenis manusia untuk melakukan perbuatan maksiat.
Begitu juga ritual ibadah haji dan umrah. Di sana para jamaah haji diajak bernostalgia kembali melihat kekuatan iman dari keluarga nabi Ibrahim ‘alaihi salam yang telah mampu melaksanakan perintah Allah hingga Allah pun menyelamatkan putranya, nabi Ismail, dengan menggantinya seekor domba.
Itulah salah satu syi’ar Islam yang harus terus dipelihara.

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَـائِرِ اللهِ فَمَنْ حَجَّ الْبْـيْتَ أَوِ اعْتَـمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَـلَيْهِ أَنْ يَّطَّـوَّفَ بِهِـمَا، وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَـإِنَّ اللهَ شَاكِـرٌ عَـلِيْـمٌ.
Sesungguhnya Shafa dan Marwa adalah sebagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri Kebaikan lagi Maha Mengetahui. Qs. Al Baqarah 158.
Tetapi anehnya masih saja ada orang-orang yang berani melakukan istihza’. Mulai dari komentar bahwa jilbab itu hanya budaya Arab-lah. Karena di Arab penuh dengan padang pasir sehingga jilbabnya itu berfungsi sebagai alat untuk menutup matanya tatkala nanti ada angin yang membawa debu atau pasir, dan sebagainya.
Belum masalah ibadah haji dan umrah. Di sana ada saja orang yang mengusulkan agar ibadah haji dan umrah itu dipindahkan saja ke Indonesia. Alasannya di Indonesia juga memiliki tempat-tempat religi yang bisa dipakai sebagai gantinya ke Makkah. Na’udzubillah.
Sungguhnya keduanya adalah istihza’.
Apakah mereka (orang-orang) yang mengusulkan untuk memindahkan tempat ibadah haji dan umrah itu tidak pernah membaca/tahu tentang kisah Ashaabul Fiil (pasukan gajah)?
Sungguh pasukan Abrahah hancur lebur.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
