Artikel

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.67

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.67 Utusan malaikat Maut. Banyak sekali manusia hari ini yang tidak tahu tentang utusan malaikat maut. Dan karena saking tidak tahunya kepada utusan malaikat maut itu maka kebanyakan manusia sering menipu diri sendiri. Yakni suka mencari hiburan yang sifatnya hura-hura, menyemir rambutnya –agar dikira masih terlihat muda-, berpenampilan –bergaya- seperti anak muda […]

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.67 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.66

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.66 Nasehat. • Wahai yang hidup! Kematian merupakan janji yang paling benar dan penguasa yang paling adil. Cukuplah ia sebagai peluka bagi hati, membuat mata menangis, memisahkan diri dari perkumpulan, memecah kenikmatan dan memupus angan-angan. • Wahai para pengumpul harta! Yang rajin dan bersungguh-sungguh dalam pembangunan. Demi Allah, tidaklah kamu memiliki dari

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.66 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.65

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.65 Selalulah ingat kematian. Seseorang tidak akan pernah ingat mati apabila dia tidak pernah melakukan –setidaknya- beberapa hal berikut ini: 1. Ziarah kubur. Rasulullah shalallahu ‘alaiihi wa salam bersabda: زُوْرُوا الْقُـبُوْرَ فَـإِنَّـهَـا تُـذَكِّـرُكُـمُ الْآخِرَةَ  “Berzaiarahlah ke kuburan, karena sesungguhnya dia akan mengingatkan kalian pada kematian”. Diriwayatkan Ahmad dan Abu Daud serta dishahihkan

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.65 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.64

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.64 Ngerinya sakaratul maut. Sakaratul maut, atau sering orang Indonesia menyebutnya sekarat, sungguh sangat mengerikan sekali. Mungkin bila hanya melilhat adegan di televisi seakan orang mau meninggal itu sangat enak sekali. Padahal sebenarnya terbalik 180 derajat.  Sebab ketika sekarat (sakaratul maut) tiba maka mulut ini seakan terkunci –walau saat sehatnya dia seorang

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.64 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.63

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.63 Ajal, sebuah keniscayaan. –lanjutan-  Di atas sudah disinggung tentang kematian itu adalah suatu kepastian. Ya, sehebat apapun dia, atau heroik apapun dia; pasti dia akan mengalami kematian.  Jangankan manusia biasa, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam saja, yang notabenenya adalah kekasih Allah saja meninggal. Apalagi manusia biasa. Termasuk para malaikat yang selalu

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.63 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.62

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.62 Ajal, sebuah keniscayaan. Semua pasti tahu bagaimana kisahnya Fir’aun yang begitu sombong hingga dia mengangkat dirinya sebagai tuhan.  فَـقَـالَ أَنَـا رَبَّـُكُـمُ الْأعْـلَى. Fir’aun (seraya) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi”. Qs. An Naazi’aat 24. Dia sampai berani mengucapkan seperti itu karena dirinya merasa tidak pernah sakit, semua kekuasaan ada di tangannya

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.62 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.61

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.61 Manfaat mengingat kematian. Mengingat kematian sesungguhnya banyak mengadung hikmah dan manfaat yang besar, di antaranya: 1. Mengingatkan pada diri yang mengingatnya untuk senantiasa mempersiapkan diri dalam menghadapi kematian, sebelum dia benar-benar datang. Sebab dalam keadaan apapun juga jika sudah waktunya tiba maka kematian itu tetap akan tiba. 2. Mengurangi angan-angan pada

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.61 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.60

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.60 Pemutus segala kelezatan. Sering sekali hari ini orang-orang bercerita tentang cinta kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, mengingatkan akhirat dan kehidupan setelah mati. Tetapi sangat jarang sekali orang mengingatkan tentang anjuran Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tentang sakaratul maut. Atau yang sering Rasulullah sebutkan sebagai sang pemutus kelezatan.  Sehingga sering ditemui,

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.60 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.59

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.59 Kematian, seberat-berat ujian. – lanjutan 6 -. Terkadang dalam kondisi hati sedang sempit seorang muslim bergumam dengan mengatakan bahwa kenapa kehidupan orang-orang kafir jauh lebih baik daripada orang-orang mukmin, dari segi ekonomi? Bila pemikiran seperti ini terlintas maka hendaklah dia mengingat perjalanan orang mukmin dan orang kafir ketika ruh mereka dicabut

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.59 Read More »

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.58

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.58 Perjalanan menjemput ajal.  #58#. Kematian, seberat-berat ujian. – lanjutan 5 -. Membayangkan ketika seseorang mau bertamu lalu tidak diizinkan pemilik rumah itu rasanya luar biasa; malu, marah, jengkel dan lainnya. Lalu bagaimana dengan kasus ini? Yakni ruh yang dibawa para malaikat lalu dibawa ke atas. Saat sampai di pintu langit dan

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.58 Read More »

Call Now Button