Perjalanan Menjemput Ajal Bag.67

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.67

Utusan malaikat Maut.

Banyak sekali manusia hari ini yang tidak tahu tentang utusan malaikat maut. Dan karena saking tidak tahunya kepada utusan malaikat maut itu maka kebanyakan manusia sering menipu diri sendiri. Yakni suka mencari hiburan yang sifatnya hura-hura, menyemir rambutnya –agar dikira masih terlihat muda-, berpenampilan –bergaya- seperti anak muda –padahal usianya sudah tidak lagi muda-, dan masih ada lagi yang intinya manusia ini tidak menyadari bahwa utusan malaikat maut telah datang memberinya ‘warning’.

Tersebut dalam sebagian riwayat, bahwa ada seorang nabi dari nabi-nabi Allah Ta’ala bertanya kepada malaikat Maut, “Apakah engkau memiliki para utusan yang engkau kirimkan dari sisi engkau agar menjadi peringatan bagi manusia?”. 

Malaikat Maut menjawab, “Benar. Demi Allah Ta’ala di sisiku ada banyak utusan; penyakit, uban, kesedihan, berubahnya pendengaran dan penglihatan”.

Dalam Shahih Bukhari disebutkan hadits dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

أَعْـذَرَ اللهُ إِلَى امْرِئٍ بَـلَّغَـهُ سِـتِّيْـنَ سَنَـةً.

“Allah Ta’ala memberikan keringanan kepada seseorang tatkala usianya telah mencapai enam puluh tahun”. 

utusan malaikat maut

Adapun keringanan yang paling besar, yang Allah Ta’ala berikan kepada Bani Adam adalah dengan diutusnya para rasul kepada mereka, untuk menyempurnakan hujjah atas mereka. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

مَنِ اهْـتَدَى فَـإِنَّـمَـا يَهْـتَدِى لِـنَفْـسِهِ، وَمَـن ضلَّ فَـإِنَّـمَا يَـضِلُّ عَـلَيْـهَـا، وَلَا تَـزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْـرَى، وَمَـا كُـنَّـا مُعَـذِّبِـيْـنَ حَـتَّـى نَـبْـعَثَ رَسُوْلًا.

“Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengadzab sebelum Kami mengutus seorang rasul”. Qs. Al Israa’ 15.

Sementara itu pada ayat yang lain Allah berfirman:

وَهُـمْ يَـصْطَرِخُوْنَ فِيْـهَـا رَبَّـنَـا أَخْرِجْـنَـا نَعْـمَـلْ صَالَـحًاغَـيْرَ الَّذِى كُـنَّـا نَـعْمَـلُ، أَوَلَـمْ نُـعَمِّـرْكُـم مَا يَـتَذَكَّـرُ فِيْـهِ مَن تَـذَكَّـرَ وَجَـآءَكُـمُ النَّـذِيْـرُ، فَـذُوْقُـوْا فَـمَـا لِلظَّالِـمِيْـنَ مِن نَّصِيْـرٍ.

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal shalih berlainan dengan yang telah kami kerjakan (dahulu)”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (adzab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang dhalim seorang penolongpun. Qs. Faathir 37.

Dari kedua ayat di atas setidaknya menunjukkan bahwa Allah Ta’ala sebenarnya telah bertanggung jawab terhadap manusia, yaitu dengan memberi hidayah dan peringatan. Hanya saja manusia itu sendirilah yang menentukan. Apakah mau menerima hidayah dan peringatan dari Allah atau justru menolaknya serta lali terhadap peringan Allah.

Maka jika kemudian di akhirat kelak ternyata mereka di masukkan ke neraka itu bukan salahnya Allah melainkan karena ulah mereka sendiri.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button