Perjalanan Menjemput Ajal Bag.59

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.59

Kematian, seberat-berat ujian. – lanjutan 6 -.

Terkadang dalam kondisi hati sedang sempit seorang muslim bergumam dengan mengatakan bahwa kenapa kehidupan orang-orang kafir jauh lebih baik daripada orang-orang mukmin, dari segi ekonomi?

Bila pemikiran seperti ini terlintas maka hendaklah dia mengingat perjalanan orang mukmin dan orang kafir ketika ruh mereka dicabut dari jasadnya lalu dibawa ke langit; yang mukmin diterima dan disambut oleh penduduk langit sementara ruh orang kafir ditolak. Kemudian kedua malaikat pembawa ruh itu mengembalikan ke dalam jasad si mayit lalu malaikat kubur menanyakan tentang Rabb mereka, nabi mereka dan sebagainya.

Bagi orang mukmin, mereka dengan mudah menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Akhirnya mereka mendapatkan nikmat kubur. Sedangkan orang-orang kafir mereka sama sekali tidak mampu menjawab semua pertanyaan dari malaikat penjaga kubur. 

Walhasil, mereka dibentangkan neraka yang sangat menakutkan. 

pintu pintu neraka ditutup

Lalu bagaimana keterangan selanjutnya? Berikut lanjutan haditsnya:

Diapun mendapatkan panasnya neraka dan racun neraka. Kuburnya disempitkan hingga tulang belulangnya beserakan. Lalu datanglah orang yang wajahnya sangat buruk, berbaju jelek, baunya seperti bangkai. 

Dia berkata, “Kabar buruk untukmu. Inilah di mana dahulu kamu dijanjikan”. 

Si mayit kafirpun kaget lalu bertanya, “Kabar buruk juga untukmu. Siapakah dirimu?”. 

“Wajahmu mendatangkan keburukan”, lanjut si mayit kafir.

Orang yang buruk itu menjawab, “Saya amalmu yang buruk”. -Allahul musta’aan, amal buruk itu semakin menyesakkan dada pelakunya di liang lahatnya-. 

Kemudian dia diserahkan kepada makhluk yang buta, tuli dan bisu. Dia membawa pentungan! Andaikan dipukulkan gunung, niscaya gunung itu akan menjadi debu. Kemudian benda itu dipukulkan ke si mayit kafir, dan dia menjadi debu. Lalu Allah kembalikan lagi seperti semula, dan diapun memukulnya lagi. Si mayit kafir berteriak sangat keras, bisa didengar oleh semua makhluk, kecuali jin dan manusia.

Lalu dibukakan untuknya neraka dan dia disiapkan tempatnya di neraka. Diapun memohon, “Ya Rabb, jangan Engkau tegakkan Kiamat”.

Hadits ini diriwayatkan Ahmad 18543, Abu Daud 4753. Syu’aib Al Arnauth menyatakan; sanadnya shahih. Al Albani menyatakan hadits ini hadiys yang shahih. 

Demikianlah keadaan orang-orang kafir dalam kubur kelak. Dan anehnya saat itulah mereka baru memohon untuk dikembalikan lagi ke dunia untuk berbuat kebaikan.

حَتَّـى إِذَا جَـآءَ أَحَدَهُـمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِـعُوْنِ. لَعَـلَّى أَعْـمَلُ صَالِـحًا فِيْـمَـاتَـرَكْـتُ، كَلَّا إِنَّـهَـا كَـلِمَـةٌ هُوَ قَـائِـلُـهَـا، وَمِن وَرَائِهِـمْ بَـرْزَخٌ إِلَى يَـوْمِ يُـبْعَـثُـوْنَ.

(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang shalih terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesunggugnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan. Qs. Al Mukminun 99-100.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button