Artikel

Para Salaf sangat Zuhud Bag.3

Dari Abu Ismail At Tirmidzi, dia berkata, Kami dapat kabar dari Sulaiman bin Ayyub bin Isa bin Musa, saya mendapatkan kabar dari bapak saya, (bapak saya dapat kabar) dari kakek saya, dari Musa, dari Thalhah dari bapaknya bahwa suatu hari Thalhah mendapatkan uang dari Hadramaut sebesar tujuh ratus ribu dirham. Dengan uang sebesar itu membuat […]

Para Salaf sangat Zuhud Bag.3 Read More »

Para Salaf sangat Zuhud Bag.2

Kisah di bawah ini juga masih mengkisahkan tentang kezuhudannya Abu Ubaidah bin Jarrah radliyallahu ‘anhu. Ya, selain beliau seorang sahabat, beliau juga seorang pejabat negara. Namun beliau sangat tidak rakus terhadap dunia. Dari Nu’aim bin Hamad, kami mendapatkan berita dari Abdullah bin Mubarak, kami mendapatkan berita dari Muhammad bin Mathruf, kami mendapatkan berita dari Abu

Para Salaf sangat Zuhud Bag.2 Read More »

Para Salaf sangat Zuhud 1

Sungguh bila dibandingkan keadaan para pejabat hari ini dengan para pejabat masa lalu di zaman para salafush shsalih sangatlah berbeda sekali. Perbedaannya ibarat antara langit dan sumur.  Bila para pejabat hari ini mereka sering memamerkan kekayaannya; entah dari mana pendapatannya tetapi bila para pejabat salafush shalih, mereka justru sama sekali tidak pernah memperlihatkan atau memamerkan

Para Salaf sangat Zuhud 1 Read More »

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.10 b

Masih perkataannya imam Adz Dzahabi, juga pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 18/191-192, beliau berkata, “Barangsiapa menimba ilmu dengan tujuan agar dapat diamalkannya, niscaya ilmunya akan membuatnya merasa lemah (tidak ada apa-apanya) dan akan menggiringnya untuk selalu introspeksi (hingga) menangisi dirinya. Barangsiapa yang menimba ilmu dengan tujuan untuk mengajar dan berfatwa, berbangga diri dan sombong, (maka)

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.10 b Read More »

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.10 a

Dalam kitab tarjamahnya Imam Adz Dzahabi mengomentari kitabnya Ibnu Hazm dalam perkataannya, “Saya mengikuti kebenaran dan saya berusaha keras (untuk itu). Dan saya tidak menganut suatu madzhab”.  Kemudian imam Adz Dzahabi berkata, ‘Kata saya, “Ya, siapapun yang telah mencapai tingkat ijtihad (maksudnya sudah mencapai tingkat mujtahid, pen.), dan sejumlah imam telah membuktikannya, dalam hal ini

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.10 a Read More »

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.9

Berikut ini adalah suatu nasehat yang sangat luar biasa. Ya, ketika kebanyakan orang memberi nasehat untuk kehidupannya yang akan datang (masa depan) namun para salafush shalih justru menasehatinya dengan hal-hal untuk kebersihan hati.  Dari Sa’id bin Abdurrahman, dari Abi Hazim, dia berkata, “Sesungguhnya (jika) seorang hamba melakukan (suatu) kebaikan (lalu) dia merasa senang melakukannya dan

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.9 Read More »

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.8

Pernahkah mendengar atau melihat bagaimana tersinggungnya ketika ada orang yang sedang berbicara kemudian tiba-tiba ada orang yang menyelanya? Atau memotong pembicaraan orang yang berbicara tersebut? Sungguh ini adalah suatu adab dalam berbicara dlam majllis dan adab dalam berbicara dengan orang lain serta adab dalam menyampaikan sesuatu.  Ya, memang bila berbicara mengenai adab maka ada ‘sesuatu’

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.8 Read More »

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.5

Abu Wahab Al Marwazi berkata, “Saya bertanya kepada Abdullah bin Mubarak, ‘Apa itu kesombongan?’. Abdullah bin Mubarak menjawab, “Engkau merendahkan orang lain”. Lalu aku bertanya tentang ujub.  Kemudian Abdullah bin Mubarak menjawab, “Engkau melihat pada dirimu (seakan) memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Aku tidak mengetahui dalam (diri) orang-orang yang shalat sesuatu yang

Para Salaf Sangat Rendah Hati Bag.5 Read More »

Call Now Button