Artikel

Salaf dan Jihad Bag.13a

Dari Tarjamahnya Abi “Uqail Abdurrahman bin Tsa’labah radliyallahu ‘anhu –beliau adalah termasuk orang ahli Badar dan selalu ikut di semua peperangan bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam- yang diriwayatkan dari Ibnul Jauzi dari Ja’far bin Abdullah bin Aslam, dia berkata, ‘Ketika tiba di Yamamah, pasukan pada berbaris, orang pertama terluka adalah Abu Aqil. Dia terkena […]

Salaf dan Jihad Bag.13a Read More »

Salaf dan Jihad Bag.12

Belakangan banyak orang yang suka ‘menjual’ karomah disebabkan banyaknya manusia yang ‘mencari’ karomah. Sebab –menurut keyakinan dari orang-orang yang suka membeli karomah- karomah itu bisa membuat pemilik (karomah) itu bisa menjadi orang yang kuat dan berwibawa. Pertanyaannya; benarkah karomah itu bisa diperjual belikan? Berikut ini setidaknya bisa menjawab syubhat tersebut; Dari Khalid bin Abdillah, dari

Salaf dan Jihad Bag.12 Read More »

Salaf dan Jihad Bag.11

Mati di jalan yang benar adalah idaman setiap insan. Apalagi bukan sekedar jalan yang benar melainkan di jalan Allah atau fii sabiilillah. Sungguh suatu anugerah bukan? Ya, anugerah itu salah satunya diberikan kepada Abu Thalhah radliyallahu ‘anhu. Berikut ceritanya; Dari Hammad bin Salamah, dari Tsabit bin Zaid, dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu (dia berkata),

Salaf dan Jihad Bag.11 Read More »

Salaf dan Jihad Bag.10b

Ujian dalam jihad ternyata tidak melulu pada penyiksaan, beratnya pertempuran, banyaknya musuh, sedikitnya kawan, minimnya peralatan tempur dan lain sebagainya. Namun ternyata ujian jihad yang paling berat adalah justru ketika musuh memberikan penawaran penawaran duniawi kepadanya! Dan sejarah telah memberikan contoh tentang ujian-ujian tersebut. Meski begitu ternyata ada mujahid yang justru tersungkur jatuh karena ujian

Salaf dan Jihad Bag.10b Read More »

Salaf dan Jihad Bag.10a

Adakah hari ini yang keimanannya sama seperti pada pendahulu dari para salafush shalih? Yang dia ditangkap musuh lalu disiksa sedemikian rupa namun masih istiqamah dalam keimanannya? Jika pada masa masa yang damai mungkin bisa saja seseorang istiqamah di jalan dakwah. Tetapi bagaimana jika dia tertangkap musuh karena urusan dakwah? Kemudian dia disiksa. Masihkah dia sanggup

Salaf dan Jihad Bag.10a Read More »

Salaf dan Jihad Bag.9

Dari Kharijah bin Zaid bin Tsabit, dari ayahnya, dia berkata, ‘Pada saat perang Uhud Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam mengutusku untuk mencari Saad bin Rabi’.  Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam kepadaku, “Jika engkau melihatnya, sampaikan salam saya kepadanya. Katakan kepadanya, ‘Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menanyakan tenatng kamu, bagaimana cara menemukannya?”. Maka saya pun

Salaf dan Jihad Bag.9 Read More »

Salaf dan Jihad Bag.8

Bila di atas ditampilkan sosok para lelaki shalih dari para salafush shalih yang cinta terhadap jihad, maka berikut ini, tidka kalah pentingnya, ternyata para wanitanya pun juga sangat cinta terhadap jihad di jalan Allah Ta’ala. Salah satunya adalah Ummu Sulaim radliyallahu ‘anha. Ya, beliau adalah salah satu sahabiyah yang memiliki andil besar dalam mensupport mental

Salaf dan Jihad Bag.8 Read More »

Salaf dan Jihad Bag.7

Ini masih menceritakan tentang keperwiraan seorang Khalid bin Walid radliyallahu ‘anhu. Ya, beliau pernah mengatakan bahwa seandainya beliau disuruh memilih antara bermalam dengan istri baru yang cantik dalam sebuah rumah/kamar yang semuanya tersedia yang serba ada, atau bermalam di malam yang dingin di tempat ribath (pos penjagaan perbatasan negeri) dengan dengan ditemani banyak  nyamuk. Maka

Salaf dan Jihad Bag.7 Read More »

Salaf dan Jihad Bag.6

Dari ‘Ashim bin Bahdalah, dari Abi Wa-il Adhan, dia berkata, ‘Ketika Khalid menjelang meninggal dunia, beliau berkata, “Saya telah mencari kemuliaan dalam kematian yang ku sangka akan mendapatkannya namun (Allah) telah mentakdirkan kalau saya bakal mati di atas tempat tidur saya. Tidak ada yang dapat saya lakukan yang lebih dari yang saya inginkan setelah bertauhid

Salaf dan Jihad Bag.6 Read More »

Salaf dan Jihad Bag.5

Dari Asma’ binti Abu Bakar radliyallahu ‘anhuma, beliau berkata, ‘Ketika Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam berangkat dari Makkah, Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu membawwa serta semua harta –lima ribu atau enam ribu-. Kemudian datanglah kakekku yang buta, Abu Quhafah. Kakekku, Abu Quhafah berkata, “Sesungguhnya orang ini (maksudnya Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam) telah menyusahkanmu

Salaf dan Jihad Bag.5 Read More »

Call Now Button