Artikel

Berurusan dengan Kesalahan Bag.14

Abu Rabi’ Muhammad bin Fadhlul Balkhi berkata, ‘Aku mendengar Abu Bakar Muhammad bin Mahrawaih Ar Razi berkata, ‘Aku mendengar Ali bin Husain bin Junaid berkata, ‘Aku mendengar Yahya bin Ma’in berkata, “Kami mengkritik orang-orang yang mungkin telah menempati surga lebih dari dua ratus tahun yang lalu”.  Aku katakan (maksudnya, yang berkata adalah imam Adz Dzahabi), […]

Berurusan dengan Kesalahan Bag.14 Read More »

Berurusan dengan Kesalahan Bag.13

Imam Adz Dzahabi ketika menulis biografi Nashir Lidinillah, beliau berkata, “Aku telah menceritakan biografinya kepada kakek mereka. Dan aku telah menyiapkannya dengan beberapa tambahan dan (beberapa) manfaat (yang dapat diambil pelajaran);  Jika pemimpin itu bersemangat dalam jihad, maka aku akan menanggung kesalahannya dan perhitungannya ada di sisi Allah. Namun jika dia membunuh (semangat) jihad, menindas

Berurusan dengan Kesalahan Bag.13 Read More »

Berurusan dengan Kesalahan Bag.12

Dari Yunus bin Abdul A’laa, dia berkata, ‘Imam Syafi’i berkata kepadaku, “Wahai Yunus! Jika engkau mendengar sesuatu tentang sahabatmu yang tidak engkau sukai, maka berhati-hatilah agar tidak tergesa-gesa menunjukkan permusuhan dan memutuskan tali kesetiaan. Agar engkau tidak termasuk orang-orang yang keyakinannya hilang karena keraguan. Akan tetapi temuilah dia dan katakan kepadanya, ‘Aku mendengar tentang dirimu

Berurusan dengan Kesalahan Bag.12 Read More »

Berurusan dengan Kesalahan Bag.11

Yunus Ash Shadafi berkata, ‘Aku tidak pernah melihat seorangpun yang lebih cerdas daripada imam Syafi’i. Aku pernah berdebat dengannya pada suatu hari tentang suatu masalah, lalu kami berpisah. Kemudian beliau menemuiku dan memegang tanganku, lalu berkata, “Wahai Abu Musa! Bukankah seharusnya kita tetap bersaudara meskipun kita tidak sependapat dengan suatu masalah”. Terdapat pada kitab Siyaru

Berurusan dengan Kesalahan Bag.11 Read More »

Berurusan dengan Kesalahan Bag.10

Diriwayatkan Abdan bin Utsman, dari Abdullah bin Mubarak, dia berkata, “Jika kebaikan seseorang lebih banyak daripada keburukannya, maka tidak disebutkan keburukannya. Dan jika keburukannya lebih banyak daripada kebaikannya maka tidak disebutkan kebaikannya”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 8/398.  Ini sudah menjadi biasaan umum di tengah-tengah masyarakat. bahkan ada yang lebih tragis lagi; yakni ada

Berurusan dengan Kesalahan Bag.10 Read More »

Berurusan dengan Kesalahan Bag.9

Dari Ibnul Madini, aku mendengar Sufyan berkata, ‘Ibnu Ayyasy Al Mantuf biasa paling suka menghina dan mengutuk Umar bin Dzir.   Maka Umar bin Dzir pun menemuinya dan berkata, “Wahai manusia! Janganlah engkau berlebih –lebihan dalam mengutuk kami. Dan berilah ruang untuk memperbaiki kekurangan (kami). Karena sesungguhnya tiadalah balasan kami kepada orang yang bermaksiat kepada

Berurusan dengan Kesalahan Bag.9 Read More »

Berurusan dengan Kesalahan Bag.8

Dalam penulisan sejarahnya tentang Qatadah bin Dima’ah As Sadusi, imam Adz Dzahabi berkata, “Beliau adalah hujjah (argumen) menurut kesepakatan ulama. Jika beliau menjelaskan dan menegaskan periwayatannya. Karena sebagaimana diketahui beliau termasuk yang dikenal sebagai ulama mudallas (orang yang melakukan tadlis  =tadlis; secara bahasa adalah menyembunyikan aib dalam hadits dan menampakkan adanya kebaikan secara lahir) dalam

Berurusan dengan Kesalahan Bag.8 Read More »

Berurusan dengan Kesalahan Bag.7

Dari Malik bin Anas, dia berkata, Sa’id bin Musayyab rahimahullah berkata, “Sesungguhnya tidak ada orang yang mulia; baik itu ulama, orang yang berbudi luhur, atau siapapun kecuali dia memiliki aib (kesalahan). Akan tetapi jika kebaikan seseorang lebih banyak daripada kekurangannya, maka kekurangan itu akan hilang karena kebaikannya, sebagaimana jika kekurangannya lebih banyak, maka kebaikannya akan

Berurusan dengan Kesalahan Bag.7 Read More »

Berurusan dengan Kesalahan Bag.6

Dari Sufyan bin ‘Uyainah, dia berkata, ‘Sa’id bin Musayyab rahimahullah berkata:  إِنَّ الدُّنْـيَـا نَـذَالَـةً، هِيَ إِلَى كُـلِّ نَـذَلٍ أَمْـيَـالٌ، وَأَنْـذَلُ فِيْـهـَا مَنْ أَخَذَهَـا بِـغَيْـرِ حَــقِّـهَـا، وَطَـلَبَـهَـا بِـغَيْـرِ وَجْـهِـهَـا وَوَضَـعَـهَـا فِى غَـيْرِ سُـبُـلَـهَـا.  “Sesungguhnya dunia itu hina dan senantiasa condong pada setiap kehinaan. Dan yang lebih hina dari dunia adalah orang yang mengambilnya tanpa hak, dan

Berurusan dengan Kesalahan Bag.6 Read More »

Call Now Button