Artikel

Adab-adab Berbicara Bag.2

Dari sedikit penjelasan di atas maka setidaknya dapat disimpulkan bahwa ternyata dalam berbicara ada adab-adab yang harus ditunaikan dan diperhatikan, agar terhindar dari malapetaka; baik di dunia maupun akhirat kelak. Di antara: 1. Berbicara dengan hal yang baik atau diam. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: مَنْ كَانَ يُـؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَـوْمِ الْآخِرِ فَـلْيُـقُلْ خَيْـرًا أَوْ […]

Adab-adab Berbicara Bag.2 Read More »

Adab-adab Berbicara

Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak bicara. Allah Ta’ala befirman: لَا خَـيْرَ فِى كَـثِـيْرٍ مِّن نّـجْوَ هُـمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِـصَدَقَـةٍ أَوْ مَـعْـرُوْفٍ أَوْ إِصْـلَاحِ بَّـيْنَ النَّـاسِ، وَمَن يَـفْـعَلْ ذَلِكَ ابْـتِـغَـآءَ مَرْضَـاتِ اللهِ فَـسَوْفَ نَـؤْتِـيْـهِ أَجْـرًا عَـظِيْـمًـا. Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah,

Adab-adab Berbicara Read More »

Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam Bag.4

Dari Mu’adz bin Said rahimahullah, diriwayatkan bahwa dia berkata, “Kami pernah bersama Atha’ bin Abi Rabbah. Tiba-tiba seorang laki-laki berbicara dan pembicaraannya dipotong oleh temannya. Maka Atha’ berkata, “Subhanallah, akhlak macam apa ini?. Sesungguhnya aku dengar orang lain berbicara, sedangkan aku lebih mengerti daripada dirinya, tetapi aku seolah-olah menunjukkan bahwa aku belum mengerti apa yang

Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam Bag.4 Read More »

Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam Bag.3

3. Perkataan para salaf. Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu berkata, “Tidak ada sesuatu yang membuat seseorang lebih lama mendekam di dalam penjara selain dari lidahnya”. Abu Darda’ radliyallahu ‘anhu berkata, “Aktifkanlah dua telingamu daripada mulutmu. Karena engkau diberi dua telinga dan satu mulut agar engkau lebih banyak mendengar daripada berbicara”.  Lukmanul Hakim pernah ditanya seseorang,

Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam Bag.3 Read More »

Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam Bag.2

2. Dalil Hadits. “Barangsiapa yang dapat menjamin bagiku apa yang ada di antara dua tulang dagunya (lidah) dan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluannya), maka aku menjamin baginya surga”. Diriwayatkan Bukhari dalam Shahih-nya dari Muhammad bin Abu Bakar. Íman seorang hamba tidak akan (bisa) istiqamah sebelum hatinya istiqamah. Hatinya tidak akan (bisa) istiqamah

Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam Bag.2 Read More »

Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam

1. Dalil Al Qur’an. إِذْ يَـتَـلَـقَّـى الْمُـتَـلَـقِّـيَـانِ عَـنِ الْيَـمِيْـنِ وَعَـنِ الشِّـمَالِ قَـعِيْـدٌ. مَّـايَـلْفِـظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَـدَيْـهِ رَقِـيْـبٌ عَـتِـيْدٌ. (Yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Qs. Qaaf 17-18. لَا خَـيْرَ فِى كَـثِـيْرٍ مِّـن نَـجْـوَاهُـمْ إِلَّا مَنْ أَمَـرَ بِـصَقَـةٍ أَوْ مَـعْرُوْفٍ أَوْ

Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam Read More »

Virus Penyakit Lisan

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir maka hendaklah berbicara dengan baik atau diam”. Diriwayatkan Bukhari dan Muslim.  Allah Ta’ala menciptakan nikmat lisan sebagai sarana beribadah. Dengan lisan manusia diperintahkan menyampaikan kebaikan, saling nasehat menasehati dalam kebenaran, dan memperbanyak dzikir kepada Allah Ta’ala. Jika nikmat ini tidak dapat

Virus Penyakit Lisan Read More »

Cara Mengobati Ujub Bag.3

Di atas sudah dicontohkan bagaimana Bani Israil yang telah Allah muliakan lalu Allah memerintahkan mereka agar mereka hanya beribadah kepada-Nya saja. Namun kenyataannya kebanyakan dari mereka menolak. Bahkan mengenai nabi terakhir yang akan diutus pun sudah Allah informasikan dalam kitab mereka. Sehingga secara ilmu dan informasi mereka sudah paham betul tenang ciri-cirinya secara umum maupun

Cara Mengobati Ujub Bag.3 Read More »

Cara Mengobati Ujub Bag.2

Ketahuilah bahwa ujub itu muncul karena berbagai macam sebab, yang dengan sebab-sebab itu pula muncullah sikap takabur (sombong).  Di antara gambaran ujub adalah terhadap keturunan, seperti anggapan orang yang terpandang akan mendapatkan keselamatan karena ayahnya juga terpandang.  Lihatlah bagaimana Bani Israil yang telah Allah beri kelebihan atas manusia yang lain. Allah hanya memerintahkan mereka agar

Cara Mengobati Ujub Bag.2 Read More »

Cara Mengobati Ujub

Ketahuilah bawa Allah-lah yang menganugerahkan nikmat kepada manusia. Yang telah menciptakan manusia dan juga menciptakan amalnya. Jadi sebenarnya tidak ada gunanya bersikap ujub seseorang terhadap amalannya. Tidak ada gunanya orang yang merasa tahu karena ilmunya. Dan tidak ada gunanya orang yang merasa cakep karena keelokan wajahnya, dan tidak ada gunanya orang yang merasa kaya dengan

Cara Mengobati Ujub Read More »

Call Now Button