Artikel

Bencana (Karena) Pujian

Jangan dikira bahwa dipuji itu membanggakan. Bila tidak menjaga hati maka pujian manusia itu bisa berubah menjadi bencana. Oleh karena itu hendaknya memperhatikan hal-hal berikut: 1. Orang yang memuji. Bisa saja dia mengatakan apa yang sebenarnya tidak ada, tanpa mau mengecek terlebih dahulu, seperti perkataannnya, “Dia adalah orang yang wara’ dan zuhud”. Dia terlalu berlebihan […]

Bencana (Karena) Pujian Read More »

Bencana Bermuka Dua

Pasti semua orang atau kelompok amat sangat benci orang yang bermuka dua. Terlebih ketika terjadi dua orang/kelompok yang sedang berseteru, tahu-tahu dia muncul dengan wajah yang seakan menunjukkan bahwa dirinya memang bersama orang/kelompok yang sedang didatanginya. Lalu dia membicarakan kejelekan seterunya. Begitu sebaliknya, ketika dia mendatangi kelompok seterunya dia juga mengatakan bahwa dia bersama orang/kelompok

Bencana Bermuka Dua Read More »

Bencana Mengadu Domba

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Tidak masuk surga orang yang suka mengadu domba”. Diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Adu domba ini biasanya berupa penukilan perkataan seseorang tentang orang lain, seperti perkataan, “Fulan berkata begini dan begitu tentang dirimu”. Tidak sebatas itu saja, tetapi dia mengungkapkan sesuatu yang seharusnya tidak boleh

Bencana Mengadu Domba Read More »

Beberapa yang Ditolerir dalam Ghibah dan Tebusan Ghibah Bag.2

6. Jika orang yang dighibahi melakukan kefasikan secara terang-terangan dan dia tidak merasa terlecehkan jika dirinya disebut-sebut. Telah diriwayatkan dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda, “Siapa yang menyingkirkan selubung rasa mali, maka tidak ada salahnya meng-ghibahnya”. Diriwayatkan Al Baihaqi dan Al Khathib. Al Hasan rahimahullah pernah ditanya, “Apakah menyebut nama diri seseorang yang

Beberapa yang Ditolerir dalam Ghibah dan Tebusan Ghibah Bag.2 Read More »

Beberapa yang Ditolerir dalam Ghibah dan Tebusan Ghibah

Beberapa hal yang ditoerir karena menyebut-nyebut keburukan orang lain adalah yang mempunyai tujuan yang benar menurut ukuran syariat. Yang tujuan ini tidak bisa tercapai kecuali dengan cara itu. Dalam keadaan seperti ini, dosa ghibah dianggap tidak ada, di antaranya adalah: 1. Karena ada tindak kedhaliman.  Orang yang didhalimi boleh menyebutkan keburukan orang yang berbuat dhalim

Beberapa yang Ditolerir dalam Ghibah dan Tebusan Ghibah Read More »

Sebab yang Mendorong Ghibah dan Cara Mengobatinya

Sebab yang mendorong seseorang melakukan ghibah banyak sekali, di antaranya adalah: 1. Hendak mencairkan amarah. Karena ada seseorang yang berbuat sesuatu terhadap dirinya yang membuatnya marah. Maka untuk mencairkan amarahnya, dia pun menggunjing orang tersebut. 2. Menyesuaikan diri dengan teman-teman, menjaga keharmonisan dan karena hendak membatu mereka. Jika mereka mengusik kehormatan seseorang, lalu dia mengingkari

Sebab yang Mendorong Ghibah dan Cara Mengobatinya Read More »

Virus Penyakit Lisan Bag.11

Jenis ghibah yang paling buruk adalah ghibahnya orang-orang zuhud yang hendak membanggakan dirinya sendiri. Seperti ucapan mereka dihadapan orang banyak, “Segala puji bagi Allah yang tidak menguji kami dengan masuk ke rumah para penguasa dan tidak membelanjakan uang untuk membeli remukan roti”. Atau mereka berkata, “Kami berlindung kepada Allah dan orang yang memiliki sedikit rasa

Virus Penyakit Lisan Bag.11 Read More »

Virus Penyakit Lisan Bag.10

Bencana kedelapan: ghibah (menggunjing). Al Qur’an telah menyebut larangan ghibah ini dan menyerupakan pelakunya dengan pemakan bangkai. Dalam hadits disebutkan, “,,,, darah, harta dan kehormatan kalian adalah haram atas diri kalian”. Diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Dari Abu Barzah Al Aslami, dia berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Wahai sekalian orang yang beriman dengan lisannya

Virus Penyakit Lisan Bag.10 Read More »

Virus Penyakit Lisan Bag.9

Berdusta dalam perkataan dan sumpah: Di atas sudah disinggung mengenai bahayanya membocorkan rahasia. Selain itu juga sudah disinggung tentang wajibnya berbuat jujur dan haramnya berperilaku dusta. Sebab perilaku dusta itu bisa merugikan orang lain, walaupun implikasinya juga tetap mengarahkan kepada diri si pelakunya.  Adapun dusta yang mengarah pada orang lain untuk mendhalimi orang lain demi

Virus Penyakit Lisan Bag.9 Read More »

Virus Penyakit Lisan Bag.8

Membocorkan rahasia, berdusta dalam perkataan dan sumpah: Allah Ta’ala berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah,

Virus Penyakit Lisan Bag.8 Read More »

Call Now Button