Pengertian Tabayyun:
Secara bahasa berasal dari kata (بَـيَّـنَ- يُـبَـيِّـنُ- تَـبْـيِـيْـنًـا- مُبَـيِّـنًـا) yang berarti “at Tatsabbut” yaitu berhati-hati, mencari ketetapan atau lawan dari kata “Al ‘ajalah”, yang bermakna; tergesa-gesa. Maka makna tabayyun adalah mencari, melihat dan menyingkap sesuatu sampai jelas.
Sedangkan secara istilah bermakna berhati-hatilah sampai engkau mendapatkan kebenarannya, dan janganlah tergesa-gesa dalam menerimanya.
Imam Syihabuddin Al Alusi rahimahullah mengatakan bahwa tabayyun adalah; “Engkau meminta kejelasan suatu perkara yang sedang terjadi yang tidak engkau ketahui dan engkau tidak tergesa-gesa dalam menerimanya sehingga engkau mendapatkan kebenarannya”.
Dengan bahasa lain, mengklarifikasi suatu berita atau kejadian yang belum jelas kebenarannya, sehingga kita mendapatkan kebenaran atau mendapatkannya dari orang yang dapat dipercaya dan amanah.
يَـآ أَيُّـهَـا الَّـذِيْـنَ آمَنُوْا إِذَا ضَرَبْـتُـمْ فِى سَـبِيْـلِ اللهِ فَتَـبَـيَّـنُوْا وَلَا تَـقُوْلُـوْا لِمَـنْ أَلْـقَى إِلَـيْكُـمُْ السَّـلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًـا تَـبْـتَـغُوْنَ عَـرَضَ الْحَـيـاةِ الدُّنْـيَـافَعِـنْدَ اللهِ مَـغَـانِـمُ كَـثِـيْـرَةٌ، كَذَالِكَ كُنْـتُـم مِّن قَبْـلُ فَـمَنَّ اللهُ عَـلَيْـكُـمْ فَـتَـبَـيَّـنُـوْا، إِنَّ اللهَ كَانَ بِـمَا تَعْـمَلُـوْنَ خَبِيْـرًا.

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepda orang yang mengucapkan “salam” kepadamu: “Kamu bukan seorang mukmin” (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha Mnegetahui apa yang kamu kerjakan. Qs. An Nisaa’ 94.
يَـآ أَيُّـهَـا الَّـذِيْـنَ آمَنُوْا إِن جَـآءَكُـمْ فَاسِـقُ بِـنَـبَـاءٍ فَـتَـبَـيَّـنُـوْا أَن تُـصِيْـبُـوْا فَـوْمًا بِـجَهَـالَـةٍ فَـتُصْبِـحُوْا عَـلَى مَا فَـعَلْـتُـمْ نَادِمِيْـنَ.
Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka perikdalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum yanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. Qs. Al Hujuraat 6.
Setidaknya dua ayat di atas menunjukkan bahwa setiap muslim (bahkan) diharuskan untuk selalu melakukan tabayyun.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
