Artikel

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.10

Sementara itu pada kitab yang lain, Abul Wafa’ Ali bin ‘Uqail juga berkata, “Aku mempersingkat waktuku dengan sebaik-baiknya. Sehingga aku memilih memakan kue dan menyeruputnya dengan air sebagai pengganti roti. Karena (disebabkan) perbedaan (hasil) kunyahan antara keduanya, sehingga aku dapat mempelajari atau menuliskan manfaat yang tidak aku sadari di dalamnya”. Terdapat pada kitab Dzailu Thabaqaatul […]

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.10 Read More »

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.9

Abul Wafa’ Ali bin ‘Uqail berkata kepada dirinya sendiri, “Sesungguhnya aku tidak menghalalkan bagi diriku sendiri; menyia-nyiakan satu jam pun dalam hidupku. Bahkan jika lidahku tidak mampu berdiskusi dan berdebat, dan mataku tidak mampu membaca, aku akan menggunakan pikiranku saat aku istirahat dan berbaring”.  “Aku tidak bangun sampai sesuatu muncul di pikiranku untuk ditulis. Aku

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.9 Read More »

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.8

Al Qasim bin Asakir dalam riwayat hidup ulama Sulaim bin Ayyub R Razi menyebutkan, ‘Diceritakan kepadaku tentang dirinya, ‘Bahwa dia selalu menghitung nafasnya. Dia tidak membiarkan satu waktu pun terlewat tanpa manfaat, baik untuk menyalin, untuk belajar maupun untuk membaca’.   “Dan diceritakan kepadaku tentang dirinya bahwa dia menggerakkan bibirnya hingga dia menjatuhkan penanya”. Terdapat

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.8 Read More »

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.6

Raqam berkata, ‘Aku pernah bertanya kepada Abdurrahman –yakni Ibnu Abi Hatim- tentang seberapa sering dia mendengarkan ayahnya dan tentang pertanyaan-pertanyaan yang diajukan ayahnya?’.  Maka Ibnu Abi Hatim menjawab, “Saat dia (sedang) makan, maka aku membacakan buku untuknya. ketika dia sedang di kamar mandi, maka aku membacakan buku untuknya. Dan saat dia sedang masuk rumah untuk

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.6 Read More »

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.5b

Berurusan dengan penguasa (terutama khalifah) memang sangat ‘sesuatu’ sekali. Maka tidak heran bila banyak manusia yang menganggapnya bahwa kekuasaan dan penguasanya adalah seperti gula. Sehingga menarik bagi semut untuk mengerubutinya.  Namun hal itu tidak bagi para ulama shalafush shlih yang masih lurus lagi hanif. Mereka menganggap bahwa penguasa adalah manusia yang sama seperti manusia lainnya

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.5b Read More »

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.5a

Sungguh dahulu hubungan antara ulama dan penguasa sangat serasi sekali. Meskipun sekilas seperti hubungan antara air dan minyak; mereka tidak saling bersatu. Tetapi sejatinya justru dengan hal dan suasana seperti itu ternyata justru pemerintahan semakin solid. Setidaknya sebagaimana yang terdapat cuplikan pada kitab Hilyatul Auliya’ berikut ini: Ada satu tulisan yang sangat bagus sekali dari

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.5a Read More »

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.4

Pada kesempatan lain, Hasan Bashri memberikan nasehat kepada kawan-kawannya agar mereka tetap zuhud terhadap dunia dan selalu berorientasi pada akhirat.  Berikut perkataan beliau, “Wahai anak Adam! Janganlah kalian tertipu dan janganlah merasa aman dari apa yang kamu belum pernah mendapatkan keamanannya. Karena sesungguhnya teror yang paling besar dan hal-hal yang mengerikan itu ada di hadapan

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.4 Read More »

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.3

Hasan Bashri berkata;  أَدْرَكْـتُ أَقْـوَامًـا كَانَ أَحَـدُهُـمْ أَشَـحُّ عَـلَى عُـمْـرِهِ مِنْـهُ دِرْهَـمِـهِ.  “Aku menjumpai beberapa kaum, salah satu dari mereka lebih pelit terhadap umurnya (waktunya) daripada dirham (harta) mereka”. Terdapat pada kitab Syarhu Sunnah, karya Imam Baghawi 14/225.  Inilah potret generasi para salafush shalih. Mereka benar-benar menerapkan firman Allah Ta’ala:  فَـإِذَا فَـرَغْتَ فَـانْـصَبْ. وَإِلَى رَبِّـكَ

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.3 Read More »

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.2

Dari Hasan Basri rahimahullah, dia berkata:  يَـا ابْـنَ آدَمَ إِنَّـمَـا أَنْتَ أَيَّـامٌ، إِذَا ذَهَبَ يَـوْمُـكَ ذَهَبَ بَـعْضُـكَ.  “Wahai manusia! Sesungguhnya kalian hanyalah sekumpulan hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka akan hilang pulalah sebagian dirimu”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 4/585.  Seandainya kebanyakan manusia memahami fakta ini, sungguh mereka tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu.

Para Salaf Menggunakan Waktu Bag.2 Read More »

Call Now Button