Dari Anas bin Malik radlliyallahu ‘anhu bahwa ada seorang laki-laki yang mendatangi Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam lalu berkata, “Wahai Rasulullah. Gendonglah aku”.
Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam menjawab:
إِنَّـا حَامِـلُـوْكَ عَـلَى وَلَـدٍ نَـاقَـةٍ.
“Aku akan menggendongmu di atas anak unta”.
Kemudian laki-laki itu bertanya kepada Rasulullah, “Apa yang bisa aku lakukan terhadap anak unta ini?”.
Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam menjawab:
وَهَـلْ تَـلِـدُ الْإِبِـلَ النُّـوْقُ؟
“Bukankah unta itu yang melahirkan sesuatu adalah unta betinanya?”. Diriwayatkan Abu Daud dalam Sunan-nya, Fil Adabi, hal 92, BAB MAA JAA-A FIL MIIZAAH, hadits no. 4998.
Inilah nabi kita, Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam. Beliau adalah suri teladan kita dan umat manusia. Ternyata beliau memang seperti manusia lain, hanya saja yang membedakan antara manusia dengan beliau adalah bahwa beliau mendapatkan wahyu sedangkan manusia lainnya tidak.

Ya, sebagaimana sabda beliau yang beliau mengatakan bahwa beliau berpuasa, bangun malam dan bahkan menikah. Dan ternyata beliau juga suka bercanda. Tetapi candaannya tidak berlebihan dan tidak ada unsur dustanya. Coba saja perhatikan hadits di atas.
Di sana disebutkan bahwa ada seorang anak pemuda yang agak sedikit ingin bermanja-manja dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Maka sambil bercanda si pemuda itu ingin meminta digendong Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Seandainya di-iya-kan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tentu berat bukan? Sebab si pemuda itu sudah bukan anak-anak lagi. Nah karena permintaannya si pemuda itu nadanya bercanda, ya dijawab Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dengan bercanda juga. Yakni bukankah yang selalu mengasuh (termasuk) melahirkan seekor unta itu adalah unta betina?
Maksudnya bukan hanya yang melahirkan melainkan juga yang mengasuh dan menyayangi serta yang menjaga anak untanya itu adalah unta betina?
Jadi bila ingin bermanja-manja maka bermanja-manjalah dengan ibumu yang telah melahirkan dirimu.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
