Artikel

Para Salaf sangat Takut dengan Kemasyhuran 3

Dari Bustham bin Muslim, dia bercerita bahwa Muhammad bin Sirrin suatu ketika beliau berjalan lalu ada seorang pemuda yang berdiri (untuk menghormatinya), lalu Muhammad bin Sirrin bertanya, “Apakah kamu punya keperluan?”. Jika apabila si pemuda itu memiliki keperluan maka beliau akan membantu memenuhi keperluannya. Apalagi bila saat kepulangannya dari bepergian kok ternyata si pemuda tadi […]

Para Salaf sangat Takut dengan Kemasyhuran 3 Read More »

Para Salaf sangat Takut dengan Kemasyhuran 2 b

Dalam sebuah hadits disebutkan, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Jundab bin Abdillah radliyallahu ‘anhu, beliau berkata, ‘Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: مَنْ سَـمَّـعَ سَـمَّعَ اللهُ بِـهِ، وَمَنْ يُـرَائِى يُـرَائِـيَ اللهُ بِـهِ. “Barangsiapa (beramal) tujuannya untuk didengar (oleh manusia) maka Allah akan memperdengarkan padanya. Dan barangsiapa (beramal) dengan tujua supaya dilihat (orang)

Para Salaf sangat Takut dengan Kemasyhuran 2 b Read More »

Para Salaf sangat Takut dengan Kemasyhuran. 2 a.

Dari Al Harits bin Suwaid, beliau berkata, ‘Abdullah berkata, “Seandainya kalian tahu apa saja yang saya ketahui pada diri saya sendiri, (maka) saya akan menghimbau agar (kalian) meletakkan tanah ke atas kepala saya”. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 1/406. 407. Sebenarnya perkataan beliau ini bukan tanpa dasar. Melainkan justru karena rasa takutnya beliau bila mau

Para Salaf sangat Takut dengan Kemasyhuran. 2 a. Read More »

Para Salaf Sangat Takut dengan Kemasyhuran

Menjadi orang kesohor dan terkenal itu menjadi dambaan kebanyakan orang. Bahkan tidak sedikit dari mereka, karena memang berambisi agar kesohor, yang suka upload wajahnya di sosmed.  Apalagi bagi orang yang ingin menjadi seorang pemimpin. Ya, di zaman kebebasan ini orang-orang yang kaya sering memaknai cara bersyukurnya dengan cara berbagi kepada para calon konstitunnya.  Harapannya semakin

Para Salaf Sangat Takut dengan Kemasyhuran Read More »

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.10

Al Qadhi Husain menceritakan tentang gurunya yang bernama Al Qaffaal, bahwa beliau sering sekali menghabiskan waktunya untuk menangis setiapkali (beliau) memperdalam suatu pelajaran. (jika sudah faham) beliau segera mengangkat kepalanya seraya berkata, “Kami tidak mengabaikan apa yang dimaksudkan untuk kami”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 17/407. Inilah yang membedakan generasi para salafush shalih dengan

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.10 Read More »

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.9

Sungguh nasehat salah seorang salaf berikut ini sangat berguna sekali. Setidaknya berkesesuaian dengan ayat-ayat Allah Ta’ala. Di antaranya adalah nasehat Hudzaifah Al Mar’asyi brikut ini: Ibnu Khubaiq berkata, Hudzaifah Al Mar’asyi berkata kepadaku, “Tidaklah seseorang tertimpa musibah kecuali karena empat hal; matamu, lisanmu, hawa nafsumu dan hatimu.  Maka lihatlah matamu, janganlah engkau perlihatkan kedua kelopak

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.9 Read More »

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.8

Kembali kepada masalah muhasabah (mengkoreksi diri sendiri). Ya, dengan muhasabah maka setidaknya seseorang akan mengetahui kekurangan dirinya sendiri lalu kesalahan atau kekurangannya akan dijadikan sebagai bahan lecutan untuk memacu semangat diri dalam beramal shalih. Sebab sebenarnya muhasabah sendiri akan mampu menjadikan pelakunya masuk pada area “ خَوْفٌdan خَشْـيَـةٌ (takut dan berharap)”. Takut terhadap adzab dan

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.8 Read More »

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.7

Bila mau menelisik dari segala sisi kehidupan para salafush shalih maka akan didapatkan ribuan pelajaran. Sebab walau hanya sebentar saja ada suatu peristiwa maka mereka segera mengkaitkan dengan kehidupan akhirat. Sehingga hal itu membuat mereka akan takut bila melakukan suatu kemaksiatan sekecil sekalipun. Sebab mereka selalu saja teringat akan kematian dan akhirat. Setidaknya sebagaimana yang

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.7 Read More »

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.6

Sungguh akhlak salafush shalih bukanlah sekedar hisapan jempol belaka, juga bukan sekedar dongeng pengantar tidur, melainkan dia benar-benar menjadi wujud nyata. Hal itu disebabkan mereka benar-benar telah menjadikan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sebagai suri tauladannya. وَإِنَّـكَ لَـعَلَى خُـلُقٍ عَـظِيْـمٍ. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. Qs. Al Qalam 4. Dalam sebuah hadits

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.6 Read More »

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.5

Introspeksi diri adalah kebiasaan yang selalu dilakukan para salafush shalih terdahulu. Tujuannya agar dirinya tidak sombong dengan sesuatu yang telah diperbuat atau dengan amal yang telah dilakukannya. Kok bisa? Ya, sebab jika tidak pernah melakukan introspeksi diri maka seakan dirinya telah menganggap telah banyak berbuat amal shalih. Padahal justru yang ditakutkan itu, jika ternyata karena

Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.5 Read More »

Call Now Button