Para Salaf sangat Takut dengan Kemasyhuran 7

Ketika seseorang namanya sudah mulai dikenal banyak orang biasanya orang tersebut mulai agak sombong. Dia mulai merasa sok tahu, sok pandai, sok kuat dan sebagainya. Bahkan terkadang ada yang berani membuat fatwa. Na’udzubillah!

Dan anehnya, banyak orang yang suka menambah-nambahkan ‘sesuatu’ kepada orang yang sedang naik daun itu. Hal inilah yang akhirnya justru semakin menenggelamkan orang yang sedang naik daun itu. 

Alangkah baiknya bila mau menteladani sosok salafush shalih yang satu ini. 

Suatu saat ada seseorang yang memuji imam Ahmad dengan mengatakan kepada imam Ahmad, “Semoga Allah Ta’ala membalasmu dengan kebaikan atas apa yang telah engkau lakukan untuk agama Islam”.

Lalu imam Ahmad berkata, “Bahkan semoga Allah memberikan balasan yang terbaik bagi agama Islam atas apa yang agama Islam berikan kepada saya”.

Kemudian imam bergumam sendiri, ‘Siapakah aku? Dan apalah aku?’

Siyarul A’lamin Nubalaa’ 11/225. 

imam ahmad bin hambal

Tidak bisa dibayangkan bukan?

Boleh dibilang beliau benar-benar memiliki andil dan jasa besar dalam Islam. Selain beliau ahli hadits, beliau juga salah satu imam dari madzhab Islam ahli sunnah. Dan yang terpenting adalah bahwa beliau memiliki jasa besar dalam menyelamatkan aqidah umat yang saat itu sedang goncang segoncang-goncangnya.

Yakni fitnah khalqul Qur’an (keyakinan –yang bukan dari ahli sunnah- yang mengatakan bahwa Al Qur’an adalah makhluk).

Tidak bisa dibayangkan, fitnah khalqul ini badainya benar-benar sangat dahsyat. Sampai-sampai seorang khalifah saja saat itu –khalifah Al Ma’mun- meyakini bahwa Al Qur’an adalah makhluk. 

Padahal bila penguasa yang memiliki keyakinan, ya tahu sendiri, pasti tangan besinya digunakan.

Dan benar, dengan tangan besinya imam Ahmad ditangkap, hanya karena imam Ahmad ingin menyelamatkan aqidah umat dari faham mu’tazilah yang meyakini bahwa seluruh yang ada di alam ini adalah makhluk sedangkan membuatnya (Allah) adalah Khaliq (Sang Maha Pencipta). 

Nah di sini kaum Mu’tazilah terjebak. Sehingga Al Qur’an pun dianggapnya sebagai makhluk. 

Dan di sinilah yang akhirnya terjadi perselisihan antara kaum Mu’tazilah vs imam Ahmad. Hanya saja kaum Mu’tazilah ‘meminjam’ tangan khalifah untuk memenangkan perselisihan antara mereka (kaum Mu’tazilah) vs ahli sunnah (yang ‘dikomandani imam Ahmad).

Akhirnya imam Ahmad ditangkap dan dipenjarakan. 

Lalu dengan berjalannya waktu, Allah menyelamatkan umat ini melalui perjuangannya imam Ahmad. 

Inilah imam Ahmad, salah satu jasa yang besar telah beliau torehkan tetapi beliau tetap masih rendah hati. Sebagaimana ucapannya beliau di atas.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button