Artikel

Akhlak Para Salaf Bag.57

Faham terhadap setiap muamalah. Inilah para salafush shalih. Yaitu mereka sangat faham betul tentang muamalah. Bahkan merka tidak akan pernah mau ke pasar kecuali mereka sudah tahu tentang muamalah yang benar dan tahu tentang hukum halal dan haram.   Lho, kok bisa?  Iya, agar segala sesuatu yang nanti dimakannya pun bisa menyehatkan badan dan ruhaninya.

Akhlak Para Salaf Bag.57 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.56b

Allah Ta’ala berfirman:  رِجَالٌ لَا تُـلْهِـيـْهـمْ تِـجَارَةٌ وَلَأ بَـيْعٌ عَنْ ذِكْـرِ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وِإِيْـتـَاءِ الزَّكَاةِ يَـخَافُوْنَ يَوْمًـا تَـتَـقَلَّـبُ فِيْـهِ الْقُلُوْبُ وَالْأِبْـصَارُ.  Lali-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan shalat, dan (dari) membayar zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati

Akhlak Para Salaf Bag.56b Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.56

Selalu shalat di awal waktu. Saat ini shalat di awal waktu dianggapnya sesuatu yang aneh. Atau setidaknya shalat di awal waktu itu hanya diperuntukkan bagi para lansia, yakni bagi mereka yang sudah mendekati kematian. Na’udzubillah!  Hal itu disebabkan cara pandang kaum muslimin dewasa ini lebih pada pemahaman fiqh bukan masalah hati. Maka tidak heran kemudian

Akhlak Para Salaf Bag.56 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.55b

B. Tidak ujub dengan amalnya. Pernahkah kita membatin dengan nada mengejek atau merasa jijik ketika melihat orang lain yang mungkin dikiranya orang udik (kampungan)? Atau justru memandang seseorang (meski dalam hati) hanya dilihat dari sisi lahiriyahnya saja?  Jika pernah membatin seperti itu maka itulah sebenarnya yang terjadi pada sahabatnya nabi Isa ‘alaihi salam saat melihat

Akhlak Para Salaf Bag.55b Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.55a

A. Tidak ujub dengan amalnya. Ujub, bahasa mudahnya; ta’ajub dengan dirinya sendiri. Ini berbeda dengan sombong. Kalau sombong, biasanya lebih dominan kepada pamer kemudian cenderung pada meremehkan orang lain. Tetapi ujub ini lebih pada merasa ta’ajub dihadapan orang agar orang lain (juga) ta’ajub lalu memujinya.  Walau begitu, antara sombong dan ujub sama-sama dilarang dalam Islam.

Akhlak Para Salaf Bag.55a Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.54b

Ada beberapa perkataan dari orang yang mengatakan bahwa orang yang melakukan pekerjaan amar makruf dan nahi mungkar itu adalah orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan.  Sungguh perkataan seperti itu salah besar. Sebab Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah bersabda:  مَنْ رَأَى مِنْكُـمْ مُنْكَـرًا فَـلْيُـغَـيّـِرُبـيَدِهِ، فَـإِنْ لَـمْ يَـسْتَـطِعْ فَـبِـلِسَانِـهِ، فَـإِنْ لَـمْ يَـسْتَـطِعْ فَـبِـقَلْـبِهِ، وَذَلِكَ أَضْعَـافُ الْإِيْـمَـانِ.  “Barangsiapa

Akhlak Para Salaf Bag.54b Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.54a

Selalu melakukan amar ma’tuf dan nahi mungkar. Ada sebagian orang berpandangan bahwa amar makruf dan nahi mungkar itu justru akanmenimbulkan kemasiatan baru. Sebab –menurut mereka- bila orang-orang yang tidak mau dicegah dari kemungkarannya lalu dia marah, maka timbullah problem baru.Yakni terjadinya perseteruan antara kelompok yang melakukan nahi mungkar dengan kelompok yang suka bermaksiat dan tidak

Akhlak Para Salaf Bag.54a Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.53

Sering-sering mengucapkan taubat dan istighfar di siang dan malam hari. وَتُـوْبُـوْا إِلَى اللهِ جَمِيْـعًـا أَيُّـهَ الْمُؤْمِـنُوْنَ لَعَـلَّكُـمْ تُـفْلِـحُوْنَ.Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. Qs. An Nuur 31. Padahal ayat di atas berbicara masalah wanita beriman yang diperintahkan agar menjagaauratnya dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya. Tetapi di ujung

Akhlak Para Salaf Bag.53 Read More »

Akhlak Para Salaf Bag.52c

Ditusuk pedang tidak sesakit daripada ucapan yang menusuk.  Yaitu adalah salah satu ungkapan bahwa meskipun pedang itu jika telah menggores tubuh tentu sakit. Tetapi ucapan seseorang yang sangat pedas itu jauh lebihsakit daripada pedang. Setidaknya sebagaimana yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat bahwa ada dua orang yang tadinya akrab namun tiba-tibarenggang ya hanya karena sebab suatu ucapan

Akhlak Para Salaf Bag.52c Read More »

Call Now Button