Indikasi Lemah Iman Bag.8

b. Tidak marah ketika terjadi pelanggaran terhadap hal-hal diharamkan Allah. 

Salah satu tujuan dari ajaran nahyu ‘anil mungkar (mencegah dari perbuatan mungkar) adalah agar tidak ada lagi kemungkaran di muka bumi dan yang ada adalah kema’rufan. Bahkan amar ma’ruf nahi mungkar sendiri dimasukkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sebagai barometer keimanan seseorang. Sebagaimana sabdanya: 

مَنْ رَآى مِنْكُـمْ مُنْكَـرًا فَلْيُـغَـيِّـرْهُ بِـيَدِهِ، فَـإِنْ لَـمْ يَـسْتَـطِعْ فَبِـلِسَـانـِهِ، فَـإِنْ لَـمْ يَـسْتَـطِعْ فَـبِقَـلْبِـهِ. وَذَلِكَ أَضْعَـافُ الْإِيْـمَـانِ. 

“Barangsiapa yang melihat kemungkaran maka hendaklah dia mengubahnya dengan tangannya, dan apabila tidak sanggup maka hendaknya mengubahnya dengan lisannya, dan apabila tidak sanggup (juga) maka hendaklah dia mengubahnya dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemah iman”. Riwayat Muslim no. 49. 

halal haram

Hadits ini sangat masyhur sekali di tengah-tengah masyarakat. Dan di akhir hadits disebutkan, “dan itu selemah-lemahnya iman”.  

Itu artinya bahwa jika ada seseorang yang lemah imannya lalu dia melihat kemungkaran, maka dia hanya bisa mengubahnya dengan hati. Kenapa? Ya karena memang imannya dia lemah. Lalu bagaimana bila ada seseorang yang melihat pelanggaran terhadap hal-hal yang diharamkan Allah tetapi hatinya da sama sekali tidak tergerak untuk mengubahnya atau sama sekali tidak merasa tersakiti hatinya? 

Jelas ini bukan sekedar lemah imannya tetapi ini jauh lebih drop imannya. 

Bagi orang-orang yang sedang mengalami drop iman seperti ini hendaklah mengingat akan firman Allah Ta’ala. 

وَاتَّـقُوْا فِتْـنَةً لَّا تُـصِيْـبَنَّ الَّذِيْـنَ ظَلَـمُوْا مِنـكُـمْ خَاصَّةً، وَاعْـلَـمُوْا أَنَّ اللهَ شَدِيْدُ الْعِـقَـابِ. 

Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang dzalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. Qs. Al Anfaal 25. 

Ngeri sekali bukan? Yakni Allah akan menimpakan musibah pada suatu kaum yang di sana tidak tegak amar ma’ruf nahi mungkar. Atau di sana tidak ada lagi orang-orang yang memiliki rasa marah ketika ada hukum-hukum Allah dilanggar. Atau ketika di sana ada perbuatan-perbuatan kemaksiatan yang ternyata di sana ada sejumlah kecil orang yang taat beragama tetapi mereka sangat tidak peduli terhadap lingkungannya. Yakni mereka membiarkan kemungkaran itu terjadi sacara terus menerus berlangsung di situ. 

Maka bila hal itu terjadi maka Allah akan menurunkan siksa. Meskipun di sana ada orang-orang yang tdak melakukan kemaksiatan. 

Wallahu a’lamu bish shawaab. 

InsyaAllah berlanjut.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button