Indikasi Lemah Iman Bag.5

a. Perangainya kaku. 

Perangai kaku itu biasanya bersanding dengan sifat kasar dan maunya menang sendiri. Lihat saja bagaimana sifatnya Fir’aun laknatullah. Orangnya kaku! Maka ketika nabi Musa ‘alaihi salam mampu mengalahkannya (para dukunnya kalah melawan nabi Musa dan malah justru menjadi pengikutnya nabi Musa) maka marah besar dia. 

Bila ada seorang muslim yang berperangai seperti itu maka segeralah memperbaiki diri. Sebab itu adalah bagian dari indikasi lemah iman.  

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: 

الْإِيْـمَـانُ الصَّبْـرُ والسَّمَـاحَةُ 

“Iman adalah sikap sabar dan lapang dada”. Riwayat Muhammad bin Nashr Al Marwazi dalam kitab Ta’dhim Qadr Ash Shalaat dari Ubaid bin Umair radliyallahu ‘anhu. 

perangainya firaun

Lihatlah bagaimana dahulu Umar bin Khaththab radliyallau ‘anhu ketika masih kafir. Beliau termasuk orang yang pemarah. Apalagi bila disebut nama Rasulullah, wah rasanya ingin membunuhnya.  

Tetapi setelah beliau masuk Islam maka hati beliau amat sangat peka sekali. Bahkan ketika menajdi khalifah, beliau sempat bertanya kepada sekretaris pribadinya Rasulullah, “Apakah ada sifat munafik pada diriku?” 

Inii menunjukkan bahwa beliau sangat takut sekali bila ada sifat munafik pada dirinya. Juga bagaimana perkataan seorang ibu yang memasak air dan pasir, saat ditemui khalifah Umar bin Khaththab. Beliau memancing, “Apakah khalifah tahu tentang perkara ini (seorang ibu yang sampai tidak memiliki makanan untuk anak-anaknya)?” 

Si ibu menjawab, “Mana mungkin tahu. Bukankah khalifah hanya sebatas di kota saja?” 

Dan dari jawaban si ibu ini khalifah Umar sama sekali tidak marah atau tersinggung. Beliau malah justru menghukum dirinya sndiri dengan cara mengambil makanan dari baitul maal lalu diangkatnya sendiri di pundaknya. Sebab beliau sangat takut bila kelak di akhirat beliau akan dimintai pertanggung jawabannya.  

Selain itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam juga bersabda: 

الْمُؤْمِنُ يَـأْلَـفُ وَألْمُـؤْلَـفُ، وَلَا خَيْـرَ فِيْـمَنْ لَا يَـأْلَـفُ وَلَا يُـؤْلَـفُ. 

“Orang mukmin adalah orang yang bisa akrab dengan orang lain dan bisa diakrabi oleh orang lain. Tiada kebaikan sama sekali pada seseorang yang tidak bisa akrab dengan orang lain dan tidak bisa diakrabi oleh orang lain”. Riwayat Ahmad no. 9198, Al Bazzar, Al Hakim dalam Al Mustadrak, Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra dan Syu’abul Iman.  

Oleh karena hendaknya setiap muslim harus berakrab ria denagn saudara muslim lainnya. 

Wallahua’lamu bish shawaab.

InsyaAllah berlanjut.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button