Taqwa
Banyak sekali ayat-ayat yang membicarakan tentang taqwa. Terlebih ayat-ayat yang bersifat ajakan kepada ketaqwaan dan larangan kepada kemungkaran. Bahkan setiap Jum’at pun ayat atau hadits yang berkaitan dengan taqwa ini harus disampaikan dalam khatbah Jum’atnya. Apabila tidak maka dianggap batal khatbah Jum’atnya.

Adapun di antara ayat-ayat Al Qur’an dan hadits yang termasuk dalam muqaddimah dalam khatbah Jum’at adalah sebagai berikut;
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Qs. Ali Imran 102.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. Qs. An Nisaa 1.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ.
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. Qs. At Taubah 119.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. Qs. Al Ahzaab 70-71.
Setidaknya dari keempat surat di atas sudah dianggap mencukupi sebagai syarat sahnya dalam khatbah Jum’at. Baik pada khatbah pertama maupun khatbah kedua.
Selain itu khatib juga masih lagi menambahkan wasiat untuk diri dan seluruh jamaah jum’at agar selalu bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa. Bahkan juga mewanti-wanti agar jangan meninggal kecuali dalam keadaan beriman وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam).
Pertanyaannya adalah; kenapa setiap khatib jum’at diharuskan berpesan tentang taqwa?
Jawabannya adalah bahwa selama waktu sepekan sejak Jum’at yang sampai Jum’at berikutnya ditakutkan bila terjadi degradasi keimanan pada diri jamaah. Makanya khatib diharuskan mengingatkannya perkara ini. Tujuannya jelas; untuk menjaga keimanan setiap jamaah agar tetap fit atau kalau bisa malah justru meningkat pada pekan ke depannya.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Lanjutan: Tawqa Bag.2
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

