Kerajaan Romawi
Kepemimpinan bangsa Romawi pada zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bisa digambarkan sebagai berikut;
- Suka Menjajah
Untuk masalah ini sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Sebab pada saat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam di Madinah saja sudah hampir terjadi peperangan antara pasukan Romawi melawan kaum muslimin yang dipimpin langsung oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Atau yang sering disebut dengan perang Tabuk. Tetapi ternyata pasukan Romawi tidak menampakkan batang hidungnya walau satu oang sekalipun.

Tetapi di lain waktu, masih di zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, pasukan Islam pernah berhadapan langsung dengan pasukan Romawi ini. Dan ternyata memang pasukan Romawi benar-benar pasukan paling kuat yang pernah dihadapi pasukan Islam. Hal itu terbukti dengan syahidnya pimpinan kaum muslimin. Bahkan tiga kali pasukan berganti pimpinan perang dan ketiganya semua syahid di medan laga.
Wal hamdulillah, setelah kepemimpinan digantikan Khalid bin Walid, kaum muslimin berada di atas awan. Terutama mental juang mereka kembali naik tatkala Khalid bin Walid merubah strategi perangnya.
Akhirnya pasukan Romawi harus mengakui kekuatan kaum muslimin.
Mengenai hal ini, suka menjajah, sebenarnya Allah telah menyinggung dalam surat An Naml 34 melalui perantaraan lisan ratu Balqis.
قَالَتْ إِنَّ الْمُلُوكَ إِذَا دَخَلُوا قَرْيَةً أَفْسَدُوهَا وَجَعَلُوا أَعِزَّةَ أَهْلِهَا أَذِلَّةً وَكَذَلِكَ يَفْعَلُونَ.
Balqis berkata: “Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat.
Jadi apabila militernya sudah kuat maka suatu kerajaan atau negara itu cenderung menjajah negara lain. Walaupun dalihnya perdamaian kawasan.
- Suka Kuliner
Untuk yang ini juga sudah jamak diketahui. Sebab tanah jajahannya setidaknya memiliki berbagai macam kuliner yang tentunya mengundang selera para pecinta lidah bergoyang. Dan untuk para petinggi Romawi hal seperti ini menjadi sesuatu hal yang dianggap lumrah.
Sebagaimana diriwayatkan bahwa ketika sebagian kecil tanah jajahan Romawi terlepas dikarenakan pasukan Romawi kalah melawan kaum muslimin. Maka pimpinan Romawi regional di jazirah Arab amat sangat terpukul. Sebab sepuluh ribu tukang masaknya pada kabur dan hanya tersisa seribu oran tukang masak saja.
Tidak bisa membayangkan bukan? Bagaimana seorang pimpinan regional memiliki sepuluh ribu tukang masak! Lalu bagaimana dengan pimpinan pusatnya?
- Suka Kemewahan
Setidaknya ada dua hal yang menguatkan mengenai hal ini.
Pertama; ketika Umar bin Khaththab masuk ke rumahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Saat itu Umar bin Khaththab masuk ke rumah beliau sedang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam baru saja bangun tidur. Lalu didapati pipi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam terlihat bekas tikar anyaman dari pelepah kurma.
Sehingga membuat trenyuh hatinya Umar bin Khaththab. Sebab Umar bin Khaththab bila membandingkan dengan pimpinan Romawi maka ibarat antara langit dan bumi perbedaannya.
Sebab para pimpinan Romawi kehidupan sehari-harinya penuh dengan kemewahan, sedangkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sangat berbeda.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Lanjutan: Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Salam dan Khulafaa-ur Rasyidin
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
