Prototype Seorang Pemimpin Bag.3

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Salam dan Khulafaa-ur Rasyidin

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا.

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Qs. Al Ahzaab 21.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Salam dan Khulafaa-ur Rasyidin

Seluruh kaum muslimin telah mengetahui tentang hal ini. Bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam adalah suri tauladan bagi seluruh kaum muslimin. Dalam segala hal; termasuk masalah kepemimpinan.

Padahal sistem kepemimpinan yang diterpakan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sangat berbeda dengan contoh kedua pemimpin di atas. Di antaranya;

  • Merakyat

Ada pembesar Quraisy yang secara tidak sengaja melihat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sedang dikerumuni beberapa sahabat beliau.

Nah ketika melihat hal ini pembesar Quraisy ini secara tiba-tiba membadingkan dengan para pimpinan Romawi terhadap rakyatnya. Dan ternyata sangat terbalik dengan gaya kepemimpinan mereka.

Sebab gaya kepemimpinan di Romawi apabila rakyat yang hendak bertemu dengan para pimpinan mereka maka mereka harus melewati protokoler kepemimpinan yang sangat panjang. Dan seandainya bertemupun maka harus ada jarak antara pimpinan dengan rakyatnya.

Selain itu rakyat dilarang duduk sejajar dengan pimpinan, rakyat juga dilarang memandang wajah sang pimpinan terlalu lama kecuali hanya sekilas saja. Sebaliknya pimpinan diperbolehkan memandang rakyat sepuasnya.

Sementara yang dilihat oleh pembesar Quraisy itu menunjukkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam amat sangat dekat sekali dengan rakyatnya (baca: para sahabat, pen.). hal itu bisa terlihat karena Rasulullah duduk ditengah-tengah mereka tanpa ada batas sekat yang membedakan antara pimpinan dan rakyat.

  • Tidak memperkaya diri

Dalam riwayat disebutkan bahwa ketika meninggal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam masih memiliki tanggungan hutang dengan orang Yahudi. Hal itu terbukti dengan barang yang digadaikan beliau kepada orang Yahudi.

Selain itu ketika meninggalpun putrinya tercinta, Fatimah, juga tidak memiliki budak atau perhiasan emas yang menempel di tubuhnya. Rumahnya juga reot.

  • Selalu memikirkan rakyatnya

Tidak bisa dipungkiri bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sangat memikirkan nasib rakyat (umat)nya. Selain tidak memperkaya diri, beliau juga ketika menjelang ajal beliau memohon kepada Allah agar rasa sakit ketika skaratul maut itu lebih baik ditimpakan kepada beliau saja. Agar rakyat (umat)nya tidak merasakan sakitnya saat sakaratul maut nantinya.

Jadi siapakah pemimpin terbaik di dunia dan akhirat? Jelas jawabannya adalah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Maka sangat disayangkan apabila ada umat Islam yang tidak mencintai dan menghormati Rasulullah.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button