Nasihat Luqman Kepada Anaknya Bag.8
وَلا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلا تَمْشِ فِي الأرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ.
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Qs. Lukman 18.
وَلا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ (Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia -karena sombong-). Ibnu Katsir mengatakan bahwa jangan sekali-kali kamu memalingkan wajahmu kepada manusia ketika dia berbicara kepadamu atau ketika engkau berbicara dengannya. Tetapi lihatlah wajah orang yang sedang berbicara kepadamu atau ketika engkau berbicara kepadanya.

Hal itu sesuai dengan hadits Rasulullah shallahu ‘alaihi wa salam: “Sesungguhnya janganlah engkau meremehkan saudaramu dengan (cara) membuang mukamu kepadanya. Dan berhati-hatilah engkau terhadap isbal. Karena sesungguhnya (isbal) itu bagian dari kesombongan. Sedangkan kesombongan itu tidak disukai Allah”.
Sementara itu Ibnu Abbas mengomentari ayat وَلا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ (Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia -karena sombong-); Jangan sombong lalu menghina hamba Allah kemudian berpaling dari mereka serta membuang muka dihadapan mereka di saat berbicara dengan mereka.
وَلا تَمْشِ فِي الأرْضِ مَرَحًا (dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh). Ibnu Katsir berkata maksudnya suka sombong dan berlebihan dalam bersikap. Maka janganlah dilakukan perbuata seperti ini. Sebab Allah sangat tidak suka dan akan marah terhadap orang seperti ini.
إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ (Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri). Maksudnya adalah suka berbuat sombong dan ta’ajub terhadap dirinya sendiri, membanggakan dirinya sendiri dan sifat-sifat yang semisal lainnya.
وَلا تَمْشِ فِي الأرْضِ مَرَحًا إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الأرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولا.
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. Qs. Al Israa’ 37.
Dari ayat di atas menunjukkan bahwa Lukman sangat konsen terhadap pendidikan akhlak, adab dan sopan santun. Baru setelah itu pelajaran lainnya diberikan.
Jadi masihkah ingin mengikuti jejak Lukman?
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Lanjutan: Nasihat Luqman Kepada Anaknya Bag.9
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
