Perjalanan Kematian Bag.21

Perjalanan Kematian Bag.21

Wisata ruh/nyawa mukmin ke langit.

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda mengenai jasad orang muslim, “Apabila ruh/nyawanya seorang mukmin telah keluar dari jasadnya lalu diterima oleh dua malaikat kemudian kedua (malaikat itu) membawanya ke atas langit”. Diriwayatkan Ahmad.

Perjalanan Kematian

Hamad menambahkan dari jalur Muslim, “Lalu terciumlah bau wangi (dari jasad mukmin itu), yakni bau minyak kasturi”. Kemudian para penduduk langit berkata, “Ruh/nyawa yang baik yang datang dari muka bumi, semoga Allah memberikan rahmat kepadamu dan kepada jasad yang telah dimakmurkan (dalam ketaatan). Maka berangkatlah malaikat itu (dengan membawa ruh/nyawa orang mukmin) untuk menghadap Rabbnya Azza wa Jalla. Kemudian Allah berfirman, “Bawalah dia ke tampatnya semula (liang lahat) hingga akhir (Kiamat) tiba”.

Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam melanjutkan “(Adapun) sesungguhnya orang-orang kafir apabila ruh/nyawanya telah keluar dari jasadnya –sebagaimana disebutkan Hamad dalam kitab SUNANnya-, para penghuni langit berkata, “Ruh/nyawa yang busuk dari muka bumi”.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam melanjutkan, “Maka berfirmanlah Allah Ta’ala, “Bawalah dia ke tempatnya semula (liang lahat) hingga akhir (Kiamat) tiba”. Shahih Muslim, dalam KITAABUL JANNAH, bab ‘IRDHUN MAQ’ADUL MAYYIT, juz 4/2202). Hadits no. 2872.

Dari hadits di atas dapat disimpulkan bahwa ketika ruh/nyawa sudah terpisah dari jasadnya maka para malaikat itu akan membawanya ke atas. Lalu ketika sampai di langit para penduduk langit akan mencium bau khas dari si mayit.

Apabila mayitnya ternyata seorang mukmin maka ruh/nyawanya akan mengeluarkan aroma wangi seperti minyak kasturi. Lalu para penduduk langit akan menyambutnya dengan kehangatan serta memberikan doa-doa yang baik untuk ruh/nyawa tersebut. Kemudian dipersilahkan menghadap Allah Azza wa Jalla. Setelah diterima ruh/nyawanya maka para malaikat pemabwa ruh/nyawa itu disuruhnya untuk mengembalikan ke dalam peristirahatannya dan menunggu hingga datangnya hari Kiamat.

Hal sangat berbeda dengan ruh/nyawa dari orang-orang kafir. Yakni ketika sampai di langit saja para penghuni langit sudah mencelanya disebabkan ruh/nyawanya mengeluarkan aroma yang busuk. Lalu begitu mengetahui adanya celaan dari penduduk langit maka Allahpun menyuruhnya untuk mengembalikan langsung ke tempat peristirahatan (liang lahat)nya. Itu artinya bahwa Allah tidak mau menerima ruh/nyawa dari orang-orang kafir. Na’udzubillah.

وَهُوَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَى أَجَلٌ مُسَمًّى ثُمَّ إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ.

Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur (mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan. Qs. Al An’aam 60.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

Lanjutan: Perjalanan Kematian Bag.22

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button