Orang-Orang Kafir Penyebab Turunnya Ayat Bag.4

Kisah Abdullah Bin Ubay Bag.3

Yang lebih menyakitkan adalah –menurut riwayat lain- dikatakan bahwa Zaid bin Arqam mendengar Abdullah bin Ubay berkata kepada teman-temannya, “Kalian jangan lagi memberi nafkah kepada orang-orang yang dekat kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sebelum mereka meninggalklan agamanya. Apabila kelak kita pulang ke Madinah, pasti orang-orang yang mulia akan mengusir orang-orang yang hina dari kota itu”.

Begitu mendengar ucapannya Abdullah bin Ubay itu Zaid bin Arqam langsung menceritakan yang didengarnya kepada pamannya. Lalu pamannya mengajak Zaid untuk melaporkannya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Kisah Abdullah Bin Ubay

Setelah menerima laporan dari Zaid (lewat) pamannya maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam memanggil Abdullah bin Ubay bin Salul. Tetapi ternyata dengan entengnya Abdullah bin Ubay bin Salul mengingkari ucapannya.

Dan selain itu justru Abdullah bin Ubay bin Salul (berani) bersumpah dihadapan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Begitu mendengar sanggahan Abdullah bin Ubay bin Salul maka kaumnya Zaid pun seakan membela Abdullah bin Ubay bin Salul. Kata mereka, “Apa sich tujuanmu dengan hal (berita) tersebut?”.

Zaid bin Arqampun kecewa lalu pergi meninggalkan kerumunan banyak orang itu dan tidur dalam keadaan sedih.

Tidak lama kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam memanggilnya dan bersabda kepadanya, “Sesungguhnya Allah telah menurunkan wahyu yang memaafkanmu dan membenarkanmu”.

Zaid bin Arqam pun mengatakan bahwa ayat yang turun adalah;

هُمُ الَّذِينَ يَقُولُونَ لا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا وَلِلَّهِ خَزَائِنُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَلَكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لا يَفْقَهُونَ. يَقُولُونَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الأعَزُّ مِنْهَا الأذَلَّ وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لا يَعْلَمُونَ

Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Ansar): “Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)”. Padahal kepunyaan Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami. Mereka berkata: “Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah daripadanya”. Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui. Qs. Al Munaafiquun 7-8.

Subhaanallah. Betapa beraninya seseorang melakukan sumpah palsu dihadapan Rasulullah. Tapi memang begitulah kenyataannya tabiat orang munafik itu.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

Lanjutan: Kisah Abu Thalib

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

.

Call Now Button