Zakat Fitrah dan Zakat Maal Bag.2
إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاِبْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Qs. At Taubah 60.
Ayat di ayat menunjukkan dalil bahwa ada delapan ashnaf (mustahiq/yang berhak mendapatkan) zakat. Kedelapan ashnaf itu meliputi kelompok dari orang-orang fakir, miskin, para pengurus zakat (amil), para muallaf, (untuk memerdekakan) budak, orang-orang yang terlilit hutang, (mujahid) fii sabilillah dan ibnu sabil (orang-orang yang dalam perjalanan/musafir).

Kedelapan ashnaf itu secara syar’i memang seperti yang sudah ditetapkan di atas. Namun sepertinya hari ini perlu kejelasan yang pasti dari kedelapan ashnaf ini. Seperti fakir dan miskin. Apakah perbedaannya dari kedua kelompok ini.
Sebab di saat pandemi ini tidak ada sekolah yang masuk lalu adanya sekolah dengan sistem daring. Nah daring sendiri kan berarti memaksa para siswa harus memiliki hp android?
Para amil; sampai di manakah kinerja para amil? Bukankah amil itu mendapatkan hak dari harta zakat disebabkan mereka sudah disibukkan dengan tugas-tugas mereka di dunia keamilan sehingga membuat mereka tidak sempat lagi mengurus pekerjaan mereka sebagai kepala rumah tangga yang harus menghidupi keluarganya? Sesuatu yang juga menjadi kewajibannya sebagai kepala rumah tangga.
Para muallaf; sampai di manakah batasannya seseorang disebut sebagai muallaf? Sebab jika diasumsikan para muallaf adalah orang-orang yang baru masuk Islam (dahulunya belum Islam). Maka itu artinya tidak jauh berbeda dengan para sahabat dong?
Bukankah kebanyakan para sahabat dahulunya juga kafir?
Nah dari sini perlu ada kejelasan, sampai di mana dan kapan labelisasi muallaf itu berakhir.
Para budak; siapakah yang disebut budak? Jika ditinjau mengenai makna perbudakan seperti yang sering didengar tentang perbudakan pada masa lampau, maka hari ini seakan sudah tidak ada. Lalu siapa para budak itu saat ini?
Gharim (orang-orang yang terlilit); siapakah mereka? Bukankah saat ini hampir semua orang (seakan) diwajibkan untuk berhutang? Mulai dari hutang (kredit) motor, hutang (kredit) mobil, hutang (kredit) rumah. Dan yang lebih parah lagi; hutang (kredit) haji dan umroh.
(Mujahid) Fii sabiilillah. Masihkah ada saat ini para mujahidin?
Ibnu sabil (orang-orang yang sedang dalam perjalanan/musafir). Yang perlu dipertanyakan; apakah semua orang yang menempuh perjalanan itu bisa disebut sebagai ibnu sabil? Padahal saat ini yang namanya ATM bejibun.
Nah ini semua perlu kajian yang mendalam dan harus dipenuhi dengan kejujuran hati dan harus diniatkan untuk mencari ridla Allah semata. Agar ayat iini tidak terselewengkan.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
