Virus Penyakit Lisan Bag.9

Berdusta dalam perkataan dan sumpah:

Di atas sudah disinggung mengenai bahayanya membocorkan rahasia. Selain itu juga sudah disinggung tentang wajibnya berbuat jujur dan haramnya berperilaku dusta. Sebab perilaku dusta itu bisa merugikan orang lain, walaupun implikasinya juga tetap mengarahkan kepada diri si pelakunya. 

Adapun dusta yang mengarah pada orang lain untuk mendhalimi orang lain demi kepentingan pribadi atau kelompoknya; ini sangat keji sekali. Yakni fitnah yang berupa sumpah palsu! Tetapi kenyataannya memang sering terjadi.

Makanya Islam sangat melarang perbuatan seperti ini. 

Sumpah palsu, dalam bahasa Arab disebut Al Yaminul Ghamus. Sebagai contoh, “Demi Allah, aku tidak memiliki hutang kepada dia!”. Padahal sebenarnya dia pernah berhutang kepada dia dan belum pernah dikembalikan. Tetapi dengan sumpahnya itu maka orang tersebut telah merugikan orang lain.

sumpah palsu

Imam Adz Dzahabi berkata, “Sumpah palsu (ghamus; menjerumuskan) adalah sumpah yang dilakukan seseorang yang sengaja berdusta dalam sumpahnya. Disebut Ghamus (menjerumuskan) karena sumpah(nya) ini menjerumuskan orang yang bersumpah itu dalam dosa. Ada yang mengatakan; menjerumuskannya ke dalam neraka”. Lihat Al Kabaa-ir. Hal. 102.

Sumpah palsu hukumnyaharam dan para ulama sepakat terkandung dalam Kabaa-ir (dosa besar). Lihat AL Mausuu’ah AL Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, 7/286.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah menjelaskan, sebagaimana yang diriwayatkan Abdullah bin Amr radliyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Seorang Arab Badui datang kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam lalu berkata, “Wahai Rasulullah! Apakah dosa-dosa besar itu?”.

Beliau menjawab, “Menyekutukan Allah”.

Orang Arab Badui itu bertanya lagi, “Kemudian ayah?”.

Beliau menjawab, “Kemudian durhaka kepada kedua orang tua”.

Dia bertanya lagi, “Lalu apa lagi?”.

Beliau menjawab, “Sumpah yang menjerumuskan”.

Abdullah bin Amr bertanya, “Apa sumpah yang menjerumuskan itu?”.

Beliau menjawab, “Sumpah debu yang menjadikan dia mengambil harta seorang muslim”. diriwayatkan Bukhari, no. 6255.

Sumpah palsu untuk mengmbil hak seorang muslim.

Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari Kiamat dan tidak (pula) akan menyucikan mereka. Bagi mereka adzab yang pedih. Qs. Ali Imran 77.

Ditambah lagi dengan sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, Barangsiapa yang merampas hak seorang muslim dengan sumpahnya, maka Allah telah mewajibkan atasnya neraka dan mengharamkan baginya surga”.

Lalu seseorang bertanya, “Walaupun hanya sdikit saja, ya Rasulullah?”.

Beliau menjawab, “Walaupun itu hanya sebatang kayu siwak”. Diriwayatkan Muslim, no. 137.

Dari ayat dan hadits di atas menunjukkan bahwa yang namanya sumpah palsu pasti tujuannya akan ‘merampas’ hak saudaranya yang muslim.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button