Tanda-Tanda Kiamat Yang Belum Pernah Terjadi
Kalau kemarin sudah membahas mengenai tanda-tanda Kiamat yang sering terjadi, atau mungkin kejaidannya sering berulang-ulang atau sesekali saja terulang. Nah kali ini akan membahas mengenai tanda-tanda hari Kiamat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di antaranya;
1. Kembalinya jazirah Arab yang subur dengan aliran sungai yang mengalir deras.
Semua manusia sudah tahu bahwa jazirah Arab adalah wilayah tandus yang dipenuhi padang sahara. Sejauh mata memandang maka yang didapatkan hanyalah hamparan padang pasir. Selain itu cuacanya pun sangat panas.

Tetapi anehnya di akhir zaman kelak Rasulullah menyebutkan bahwa jazirah Arab akan menjadi negeri yang subur dengan sungai-sungai yang mengalirkan air yang sangat indah, deras dan menyuburkan tanaman yang ada di atasnya. Jadi seperti Indonesia bukan?
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Tidak akn terjadi Kiamat, sebelum harta kekayaan terlah menumpuk dan melimpah ruah, hingga seorang laki-laki pergi ke mana-mana sambil membawa harta zakatnya; tetapi dia tidak mendapatkan seorangpun yang bersedia menerima zakatnya. Dan hingga tanah
Arab menjadi subur makmur (hijau) kembali dengan padang-padang rerumputan dan banyak sungai-sungai mengalir”. Diriwayatkan Muslim. terdapat dalam MISYKAATUL MASHAABIIH 3/21. Hadits no. 5440.
Inilah fenomena kelak yang akan terjadi. Yakni jazirah Arab yang dahulu hingga hari ini masih terlihat tandus, penuh dengan hamparan padang pasir dan cuacanya sangat panas. Sehingga tidak sedikit dari para calon jamaah haji yang dari negeri yang beriklim tropis tubuhnya terkaget-kaget. Maka tidak sedikit dari calon jamaah yang demam atau mengalami sakit lainnya.
Namun begitu setidaknya mulai era ini kaum muslimin yang pernah melakukan perjalanan haji atau umrah ke tanah suci Makkah dan Madinah. Mereka akan melihat di beberapa kota di Arab Saudi yang nampak hijau dengan beberapa tanaman atau tumbuhan yang dahulunya tidak pernah ada.
Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya Arab Saudi sendiri sudah ingin berubah dan merubah negerinya yang berpadang pasir lagi panas menjadi negeri yang hijau lagi sejuk dengan berbagai tumbuh-tumbuhan. Walaupun harus merogoh kocek paling dalam sekalipun.
Belum lagi beberapa waktu lalu, sebagaimana dilansir di Islamweb, edisi Jum’at (26/2). Di sana disebutkan bahwa para ahli geologi menemukan balasial di darat.
Maka tidak heran jika daerah tertentu di lintang tinggi dan bujur berubah menjadi daerah es yang tidak ada kehidupan. Sedangkan cuaca berubah di daerah lain. Yakni berubah menjadi daerah yang hujannya lebat. Karena diakibatkan adanya perubahan iklim.
Sebenarnya dari sini saja beberapa ilmuwan sudah mulai melihat bahwa kelak Saudi Arabia mulai sering mengalami musim penghujan. Walaupun mungkin intensitasnya masih kalah dengan yang ada di Indonesia.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

