Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.7
SEBAB DISEBUT AL MASIH DAJJAL
Ada sesuatu yang menggelitik dari nama Dajjal ini, yaitu di depannya ada nama Al Masihnya. Jadi ada apa sebenarnya. Padahal selama ini yang sering didengar yang ada kata/nama Al Masih adalah seorang nabi yang mulia sebelum nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam. Yakni Al Masih Isa bin Maryam.
Padahal keduanya berbeda dan salah satu dari keduanya nanti akan dibunuh dari yang satunya. Yaitu Al Masih Isa bin Maryam kelak akan membunuh Al Masih Dajjal.

Lalu bagaimana sebenarnya?
Al Masih secara bahasa berasal dari kata masaha yamsahu mashan yang artinya mengusap, menghapus atau pergi. Kata Al Masih juga memiliki ragam makna jika dikaitkan dengan kalimat lainnya (al-Munjid fi Lughati wa al-A‘lam, 758, al-Munawir, 1332, Lisan al-‘Arab, 4197). Kata Al Masih berasal dari bahasa Ibrani, artinya adalah berkah, yakni keberkahan yang diberikan kepada para nabi atau orang yang meniadakan kedzaliman dan memberikan petunjuk untuk manusia (Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Munir, II/250-251).
Dinukil dari Rasyid Ridha, kata Al Masih menggunakan huruf (sin) adalah kata serapan dari bahasa Ibrani yaitu kata Al Masyih menggunakan huruf (syin) mengandung makna gelar raja, menurut tradisi mereka bahwa orang yang mempunyai kekuasaan atau kerajaan kepalanya diusap dengan minyak suci dalam suatu upacara pelantikan. Oleh karenanya mereka menyebut kerajaan dengan sebutan اْلمَسْحُ (Al Mashu) dan menyebut raja dengan sebutanالْمَسِيْحُ (Al Masih) (lihat Tanya Jawab Agama Jilid 7 dalam 169).
Sedangkan Makna Al Masih dapat berubah sesuai konteksnya, seperti pada kata Isa dan Dajjal yang memiliki makna berbeda. Kata Al Masih dikaitkan dengan kata Isa الْمَسِيحُ عِيسَى artinya orang yang benar, demikian menurut Abu Haitsam. Menurut Ibnu Sidah, kata tersebut disandarkan kepada Isa karena kejujurannya atau orang yang selalu berjalan di bumi tidak menetap, mengusap dengan tangannya kepada orang yang buta matanya dan berpenyakit kusta menjadi sembuh atas izin Allah (Lisan al-Arab, 4197). Seperti disebutkan dalam sebuah syair,
إِذَا المَسِيْحُ يَقْتُلُ اْلمَسِيْحَ
Ketika Nabi Isa membunuh Dajjal.
Isa dikatakan Al Masih artinya seorang raja, makna ini dalam pengertian ruhaniah bukan secara fisik. (Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Munir, II/250-251). Di kalangan ahlul kitab sudah mengenal akan datang Al Masih dari kalangan mereka dan berkeyakinan bahwa Al Masih akan mengembalikan kekuasaan di bumi ini yang telah hilang.
Oleh sebab itu, setelah lahir Nabi Isa yang diberi gelar Al Masih mereka beriman dan berkeyakinan bahwa orang inilah yang diberitakan oleh para nabi sebelumnya. Isa dijuluki Al Masih karena Allah Ta’ala mengangkatnya ke langit dan menyerupakan wajah seseorang dengan wajahnya, hal ini untuk menyelamatkan Isa dari orang-orang kafir (Al hMisbahul Munir fi Tahdzib Tafsir Ibnu Katsir, 172).
Adapun kata Al Masih dikaitkan dengan ad-Dajjal الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ artinya sifat yang buruk, buta mata, demikian menurut Abu Ubaidah (Lisan al-Arab, 4196). Kata Dajjal itu sendiri memiliki arti menarik, menyerat, pendusta, pemalsu atau seorang yang buta matanya. وَالدَّجَّالُ هُوَ اْلمَسِيْحُ اْلكَذَّابُ, Dajjal adalah al-Masih yang pendusta (Lisan al-Arab, 1329).
Jika dua kata digabung Al Masih Ad Dajjal berarti seorang pendusta atau pembohong
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

