Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.55
Pengangkatan Al Qur’an dan Pemusnahan Kebaikan (c)
Di atas sudah dibahas tentang ajaran Islam yang semakin lama semakin aus oleh keadaan. Baik karena keadaan dari kebodohan manusianya itu sendiri maupun keadaan yang mereka sudah mulai asing terhadap ajaran Islam. Sehingga mereka tidak mengetahui lagi tentang hukum-hukum puasa, shalat, haji, sedekah dan lain sebagainya.
Dan dari tanda ausnya Islam yang paling terang benderang adalah; terputusnya ibadah haji tanpa adanya udzur.
Makanya dahulu pada zamannya tabi’in atau tabi’ut tabi’in, ketika penduduk muslimin Irak tidak bisa melakukan ibadah haji beberapa kali (tahun). Itu membuat mereka sangat ketakutan. Sebab dikiranya Kiamat sudah dekat. Padahal saat itu mereka tidak bisa menunaikan ibadah haji itu disebabkan ulah orang-orang syi’ah yang menghadang di perbatasan hendak ke Makkah.
Pada lain daerah juga sama. Yakni sempat juga tidak ada orang yang melaksanakan ibadah haji. Tetapi hal itu disebabkan karena wabah penyakit menular. Sehingga penduduk setempat diisolasi dan dilarang untuk beraktifitas keluar daerah, termasuk menunaikan ibadah haji.

Tetapi di akhir zaman kelak keadaannya sangat berbeda. Mereka tidak melaksanakan ibadah haji disebabkan kebodohannya. Dan kebodohannya itu disebabkan mereka telah jauh dari Islam. Bahkan Allah pun telah mengangkat Al Qur’an ini di malam hari.
Dalam Musnad Abi Ya’la dan Al Mustadrak-nya Al Hakim dengan sanad yang shahih, dari Abu Sa’id radliyallahu ‘anhu, beliau berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda;
لَا تَـقُوْمُ الـسَّاعَةُ حَـتّى لَا يُـحَجَّ الْبَـيْتُ.
“Kiamat tidaka kan datang sampai (orangorang) tidak berhaji ke Baitullah”. Shahihul Jaami’ Ash Shaghiir; 6/174. Hadits no. 7296.
Lalu bagaimana kok tahu-tahu tidak seorang manusia yang tidak mau ibadah haji?
Hal itu disebabkan Allah Ta’ala telah meniupkan angin ‘surga’. Nah dengan angin itu setiap manusia yang masih memiliki keimanan walau sebesar biji dzarrah (sawi) sekalipun maka dia akan meninggal. Dan hal itu tidak berlaku bagi orang-orang kafir.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda;
يَذْهَـبُ الـصَّالِـحُوْنَ الْأَوَّلُ فَـالْأَوَّلُ، وَ يَـبْقَى حُـفَالَةٌ كَـحُفَـالَةِ الشَّـعِيْرِ أَوِ التَّـمَرِ، لَا يُـبَالِـيْهِـمُ اللهُ بَالَـةً.
“Orang-orang shalih akan pergi (wafat) satu demi satu, hingga yang tersisa adalah orang-orang yang kwalitasnya seperti ampas gandum atau kurma, dan Allah tidak mempedulikan mereka”. Diriwayatkan imam Bukhari.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

