Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.12
SIFAT DAN TANDA-TANDANYA DAJJAL

Apabila mau meneliti dengan sejujur-jujurnya maka bisa jadi hari ini dianggap sebagai ‘pemanasan’ akan kemunculannya Dajjal. Sebab dari tanda-tanda yang diberikan itu hampir mirip-mirip. Yakni munculnya para penyeru yang mengatakan bahwa dirinya sang juru selamat. Tetapi kenyataannya dia justru menjerumuskan umat pada kubang kesesatan.
Lihat saja seperti Lia Eden dan Musandek. Keduanya mengaku sebagai nabi. ada juga yang mengaku sebagai malaikat atau orang yang ruhnya dirasuki malaikat Jibril atau entah pengakuan apalagi.
Tetapi kenyataannya keduanya memiliki pengikut yang sangat setia.
Maka alangkah bijaknya dahulu khalifah Umar Ibnul Khaththab radliyallahu ‘anhu yang memenjarakan seorang ulama tabi’in bernama Abdullah bin Musayyab rahimahullah. Alasannya apa?
Yakni untuk menjaga orisinilitas Islam. Sebab pada saat itu para sahabat masih banyak yang hidup. Jadi walaupun Abdullah bin Musayyab adalah seorang ulamanya tabi’in tetapi tetap saja generasi sahabat adalah paling utama dan paling mulia.
Dan kenyataannya Abdullah bin Musayyab menerima terhadap keputusan khalifah Umar Ibnul Khaththab radliyallahu ‘anhu terhadap dirinya. Subhanallah, sungguh keteladanan yang perlu diteladani.
Hal itu berbeda dengan kondisi zaman saat ini. Terkadang justru para penyeru yang jujur ketika menyampaikan risalah kenabian justru dialah yang dibully hingga terkadang juga dibui.
Hal ini membuat umat menjadi bingung.
Nah, keadaan menjelang keluarnya Dajjal kelak juga kondisi umatnya hampir mirip. Yakni mereka tidak begitu faham terhadap agamanya (Islam). Padahal Dajjal sendiri ketika keluar dia menyerukan masalah keagamaan. Dia (Dajjal) mampu ‘menghipnotis’ umat dengan kemampuan keagamaannya.
Adapun yang dimaksud dengan menghipnotis keagamaan di sini adalah disebabkan umat saat itu benar-benar buta terhadap agamanya (Islam). Lalu ketika Dajjal muncul dia langsung berbicara mengatas namakan agama. Sehingga tidak sedikit dari umat ini yang termakan oleh propaganda keagamaannya.
Oleh karena itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam berpesan, sabdanya, “Siapa yang mendengar keberadaannya (kedatangannya) Dajjal maka hendaklah dia menjauh darinya. Sungguh, demi Allah! Akan ada seseorang yang mendatanginya dalam keadaan dia mengira bahwasanya dia beriman. Namun, pada akhirnya dia malah menjadi pengikutnya disebabkan syubhat-syubhat yang dia (Dajjal) sampaikan”. Diriwayatkan Ahmad. Lihat JAAMI’UL USHUUL; 10/354. Hadits no. 7846.
Adapun untuk mengantisipasinya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah mengajarkan kepada umatnya agar sering-sering membaca sepuluh ayat dari surat Al Kahfi pada awal dan sepuluh ayat pada yang akhir.
Dalam hadits disebutkan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Barangsiapa di antara kalian menjumpainya (Dajjal), maka bacalah dihadapannya pembukaan surat Al Kahfi”. Diriwayatkan Muslim.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

