Tanda-Tanda Hari Kiamat Yang Pernah Terjadi Dan Sering Terjadi Bag.19

Tanda-Tanda Hari Kiamat Yang Pernah Terjadi Dan Sering Terjadi Bag.19

9. Melimpahnya harta benda.

Bila hari ini masyarakat merasakan begitu susahnya bekerja dan berdagang, sehingga seakan mencari harta amat sangat susah. Bahkan mencari dengan cara yang haram juga terkadang masih kesusahan. Tetapi berbeda dengan menjelang hari Kiamat kelak. Sebab pada hari itu justru harta sangat melimpah bagi kaum muslimin (khususnya).

fitnah muamalah

Mereka sangat kebingungan ketika hendak bersedekah. Sebab hampir semua manusia merasa kalau dirinya sudah berkecukupan hidupnya. Sebagaimana hadits berikut ini:

Imam Bukhari meriwayatkan dalam Shahihnya dari ‘Auf bin Malik radliyallahu ‘anhu, dia berkata, “Saya mendatangi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam ketika perang Tabuk. Saat itu beliau berada di tenda Adam. (Kemudian) Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Hitunglah enam perkara menjelang hari

Kiamat; kematianku, pembebasan Baitul Maqdis, kematian massal yang menimpa kalian seperti penyakit kembung pada domba, kemudian harta akan melimpah hingga ada seseorang yang diberi uang seratus dinar namun dia masih (merasa) murka (karena masih merasa kurang)”. Diriwayatkan Bukhari dalam

Shahihnya. Lihat KITABUL JIHAAD, BAB MAA YAHDZARU MINAL GHUDR.

Dalam Shahih Muslim disebutkan dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda, “Tidak akan terjadi Kiamat sebelum harta kekayaan telah menumpuk dan melimpah ruah. Hingga Seorang laki-laki pergi ke mana-mana sambil membawa harta zakatnya, tetapi dia tidak mendapatkan seorangpun yang bersedia menerima zakatnya. Dan sehingga tanah Arab kembali menjadi subur makmur dengan banyaknya rerumputan dan sungai-sungai”.

Dalam riwayat yang lain disebutkan, “Aku tidak membutuhkan sedekah”.

Haritsah bin Wahab radliyallahu ‘anhu meriwayatkan, katanya, “Aku mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Bersegeralah kalian bersedekah, karena dikhawatirkan kelak akan terjadi seseorang laki-laki pergi ke mana-mana membawa sedekahnya, tetapi dijawab oleh orang yang hendak diberinya sedekah, ‘Kalau kemarin kamu datang, aku terima sedekahmu. Sekarang aku tidak membutuhkannya lagi sedekahmu itu’. Akhirnya orang itupun benar-benar tidak mendapati orang yang bersedia menerima sedekahnya”. Diriwayatkan Bukhari dalam KITABUL FITAN. Jyuga terdapat pada Fathul Baari juz 11/81.

Tetapi ternyata ada beberapa ulama yang berpendapat bahwa masa melimpahnya harta itu mulai terjadi pada masa kekhilafahan Umar bin Abdul Aziz. Ya, sejarah telah mencatat keberhasilan khalifah Umar bin Abdul Aziz dalam memimpin dengan sedikit pembantu (menteri)nya.

Akhirnya dalam waktu singkat khalifah Umar bin Abdul Aziz mampu merubah seluruh negeri yang dipimpinnya menjadi negeri yang benar-benar BALDATUN THAYYIBATUN WA RABBUN GHAFUUR ((Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun).

Bukan sekedar kemakmuran di atas kertas, melainkan memang betul-betul rakyatnya ikut merasakan dan menikmatinya. Hingga terjadi penolakan terhadap sedekah disebabkan masing-masing rakyatnya benar-benar sudah mampu memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya.

Tetapi anehnya justru menterinya ketika melaporkan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz mengatakan bahwa hanya ada satu orang di negerinya yang memang masih berhak mendapatkan sedekah dan harta zakat dari baitul maal.

Ketika khalifah menanyakan siapakah gerangan orang itu? Dijawab khalifah sendiri. Maka menangislah khalifah Umar bin Abdul Aziz begitu mendengar jawaban menterinya. Beliau sangat bersyukur disebabkan seluruh rakyatnya sudah sejahtera.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button