Susah Taubat? Bag.98

Susah Taubat? Bag.98

Beberapa pertanyaan seputar (keinginan) taubat. =5.

h. Ada orang yang tadinya pelaku ribawi, misalnya seperti meminjamkan uang kepada orang lain lalu ketika mengembalikan harus memberinya uang tambahan. Kemudian mereka sadar bahwa bisnis yang dijalaninya selama sangat kental sekali kandungan ribanya. Lalu bagaimana jika dia bertaubat. Apakah semua keuangannya hilang? Maksudnya bukan menjadi haknya lagi?

Ketahuilah bahwa riba sangat menjijikkan dan menakutkan sekali. Betapa tidak? Allah saja sudah mengumumkan perang terhadap para pelaku yang tidak mau bertaubat. 

يـآ أَيُّـهَـا الَّذِيْـنَ آمَنُوا اتَّـقُوا اللهَ وَ ذَرُوا مَا بَـقِـيَ مِنَ الرِّبَـا إِنْ كُنْـتُـم مُؤْمِنِيْنَ. فَـإِن لَّـمْ تَفْـعَلُوْا فَـأْذَنُوْ بِـخَرْبٍ مِّنَ اللهِ وَرَسُوْلِـهِ، وَإِنْ تُـبْـتُمْ فَلَـكُـمْ رُؤُوْسُ أَمْوَلِـكُمْ لَا تَظْلِـمُوْنَ وَلَا تُظْلَـمُوْنَ.

Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya. Qs. Al Baqarah 278-279.

pelaku riba

Jadi bagi orang-orang yang suka bermain pada dunia riba dan ingin bertaubat maka hendaknya dia benar-benar meninggalkan permainannya pada dunia riba. 

Seandainya dia masih sayang keuangannya lalu hanya ingin mengambil uang pokoknya saja (yang dahulunya dipakai sebagai modal awal –yang tentunya bukan dari riba-) maka hal ini masih diperbolehkan. 

Tetapi apabila masih belum mau meninggalkan dunia ribanya maka sia-sia saja taubatnya. Sebab kemungkinan untuk kembali kepada dunia riba itu masih terbuka lebar. Sebagaimana pada ayat sebelumnya;

الَّذِيْنَ يَـأْكُلُوْنَ الرِّبَوا لَا يَقُوْمُوْنَ إِلَّا كَـمَا يَقُوْمُ الَّذِى يَـتَخَـبَّطُـهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ، ذَلِكَ بِـأَنَّـهُمْ قَالُوْا إِنَّـمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَوا، وَ أَحَلَّ اللهُ الْبَيْـعَ وَحَرَّمَ الرِّبَـوا، فَمَـنْ جَآءَهُ مَوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّـهِ فَانْـتَهَى فَلَـهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللهِ، وَمَنْ عَـادَ فَأُوْلَئِـكَ أَصْحَابُ النَّـارِ هُـمْ فِيْـهَا خَالِدُوْنَ.

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. Qs. Al Baqarah 275. 

Oleh karena itu sayangilah diri ini dari dari jilatan api neraka dengan cara meninggalkan dunia riba secara total.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button