Susah Taubat? Bag.89

Susah Taubat? Bag.89

Hak-hak orang yang dibunuh (d). 

Bila di atas sudah disinggung tentang orang muslim/mukmin yang membunuh saudara seiman dan hukumannya. Yakni membebaskan/memerdekakan hamba sahaya muslimah/mukminah. Tetapi –masih pada surat An Nisaa’ 92 ini juga menyinggung orang lain; non muslim atau kafir. Ya, pada kalimat ketiga dari surat AN Nisaa’ ini -mungkin untuk yang satu ini- yang sering diremehkan. Yakni seorang mukmin yang secara tidak sengaja membunuh orang kafir yang terikat perjanjian dengan orang kafir. Bagaimana tidak?

Orang masih berfikir; bukankah orang kafir itu bakal masuk neraka?

Secara i’tiqaadi (aqidah/keyakinan), iya. Setiap orang kafir kemudian dia mati sementara pada tarikan nafas terakhirnya dia masih dalam kondisi kafir, maka dia pasti dimasukkan ke dalam neraka. Tetapi orang kafir yang masuk dalam perjanjian damai maka hukumnya dia harus dihormati dan dilindungi. Dan begitulah komitmen Islam. 

perjanjuan hudaibiyah

Masih ingat bukan bagaimana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam setelah menanda tangani perjanjian Hudaibiyah?

Ya beberapa waktu setelah terjadi penanda tanganan perjanjian Hudaibiyah itu; ada orang muslim/sahabat yang lari dari Makkah dan ingin bergabung ke Madinah. Tetapi Rasulullah menolaknya. Beliau sangat menghormati sekali perjanjian yang telah ditanda tangani itu. 

Dan dengan komitmennya inilah akhirnya justru Makkah bisa ditaklukkan! Dan salah satunya adalah atas ‘jasa’ orang-orang Islam Makkah yang untuk sementara waktu belum bisa bergabung ke Madinah disebabkan terbentur dengan perjanjian Hudaibiyah tersebut. 

Nah dalam hal ini juga sama dengan orang kafir yang masih dalam ikatan perjanjian. Maka hukumnya dilarang menumpahkan darahnya orang kafir tersebut. Bahkan di sana Allah juga memerintahkan bagi orang Islam yang telah membunuhnya harus memerdekakan hamba sahaya. Kenapa mereka diperlakukan seperti itu?

Sebab yang namanya hidayah itu hanya milik Allah dan kehendak Allah. Dan siapa tahu berawal dari perjanjian itulah bisa jadi berikutnya orang kafir tersebut bisa mendapat hidayah dan masuk Islam. 

Karena begitu komitmennya Islam dalam hal perjanjian sampai-sampai Rasulullah shalallahu ‘alaihii wa salam sendiri mewanti-wanti agar tidak sembarangan terhadap orang-orang kafir yang terikat perjanjian dengan orang-orang Islam. Seperti sabdanya:

مَنْ قَـتَلَ مُعَـاهِدًا لَمْ يَـرِحْ رَائِـحَةَ الْجَنَّـةِ، وَإِنَّ رِيْـحَهَـاتُوْجَدُ مِنْ مَسِيْـرَةِ أَرْبَـعِيْـنَ عَـامًا.

“Barangsiapa yang membunuh orang (kafir) yang terikat perjanjian, maka dia tidak akan mencium baunya surga. (Padahal) Sesungguhnya baunya surga itu akan didapatkan sejauh perjalanan empat puluh tahun”. Diriwayatkan Bukhari dari Abdullah bn Amr radliyallahu ‘anhu.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button