Susah Taubat? Bag.8
Syarat-syarat taubat:
Di atas sudah disebutkan betapa Allah Ta’ala menjamin ketenangan hati bagi orang-orang beriman. Terutama orang-orang yang setiap saat berdzikir (mengingat) kepada Allah Ta’ala.
Dan Allah sangat memberi penghargaan kepada orang-orang yang mau bertaubat. Lalu mereka-mereka ini juga akan Allah beri rasa tenang pada hati nuraninya.
Tetapi kenapa ada saja orang yang katanya bertaubat tetapi masih merasa hatinya belum tenang?
Di sinilah masalahnya. Yaitu (bisa jadi) orang tersebut taubatnya belum beneran. Nah agar hatinya menjadi tenang setelah bertaubat setidaknya harus memenuhi kriteria berikut ini:

- Berhenti dan meninggalkan berbagai macam dosa secepatnya.
- Tidak diberi celah sedikitpun untuk kembali.
- Berkeinginan kuat untuk tidak kembali (berbuat dosa).
- Mengharap keadilan dari orang yang pernah didhalimi, atau (justru) memohon ampunan/grasi dari orang-orang yang dahulu pernah didhaliminya.
Dari keempat syarat di atas ternyata tidak semuanya harus ditanggung sendiri melainkan tiga aspek (golongan) harus ikut terlibat; diri sendiri, keluarga dan lingkungan.
Diri sendiri; ini paling terpenting. Sebab bila dirinya belum memiliki keinginan untuk bertaubat maka aspek yang lain seperti agak kesulitan untuk mengajaknya bertaubat. Walaupun terkadang ada yang berhasil. Namun bila diri sendiri sudah memiliki kesadaran untuk bertaubat maka lompatannya sangat luar biasa cepatnya.
Keluarga; aspek yang satu ini sangat penting. Sebab dari keluargalah yang membuat pelaku (yang ingin bertaubat) bisa berhasil taubat atau tidak.
Bukankah dahulu ada orang-orang yang hendak hijrah ke Madinah namun batal karena pihak keluarga ternyata mengejarnya hingga hampir sampai di Madinah?
Maka kasus kesejarahan di atas perlu menjadi perhatian.
Lingkungan. Ini juga ikut andil seseorang dalam upaya bertaubat.
Bukankah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pernah bersabda bahwa beliau berlepas diri dari orang-orang yang hidup di lingkungan orang-orang kafir. Kenapa?
Tentu semua tahu bahwa kehidupan orang-orang kafir itu sama sekali di luar bimbingan Ilahi.
Namun begitu semuanya kembali kepada diri sendiri. Yakni bahwa dia harus bisa dan mampu untuk itu. Itulah tekad yang harus ditanamkan dalam hati.
وَالَّذِيْـنَ جَاهَدُوْا فِـيْنَا لَنَـهْدِيَـنَّهُـمْ سُبُـلَنَـا، وَإِنَّ اللهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِـيْنَ.
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. Qs. Al ‘Ankabuut 69.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
