Susah Taubat? Bag.79

Susah Taubat? Bag.79

Hal-hal yang perlu diperhatikan bagi orang yang bertaubat (2).

Ada beberapa orang yang bertaubat seperti dihinggapi suatu pertanyaan yang pertanyaan itu membuat dirinya delimatis. Sebagai contohnya seperti ini: Dahulu dirinya pernah melakukan suatu dosa. Lalu dia taubat dari perbuatan tersebut.

Tetapi di kemudian hari dirinya melakukan kesalahan/perbuatan dosa yang dahulu pernah dilakukannya. 

Pertanyaannya: Apakah taubat dirinya batal, karena telah melakukan perbuatan dosa yang kembali terulang?

Ketahuilah bahwa Allah itu Maha Pengampun. Sehingga seberat apapun dosa seorang hamba maka pasti akan Allah ampuni. Syaratnya; tidak syirik kepada Allah!

membantu orang taubat

Adapun bila ternyata hamba tersebut melakukan suatu maksiat padahal sebelumnya dia telah bertaubat. Maka para ulama mengatakan bahwa pada dasarnya taubatnya yang lalu telah dibenarkan. Lalu apabila dia kembali melakukan kemaksiatan seperti sebelum dia taubat maka dosanya yang tertulis ketika dia melakukan maksiat itu. Bukan terus dosa yang lalu kembali dimunculkan kemudian digabung dengan dosa yang baru. Bukan! Tidak seperti itu.

Lalu bagaimana jika seseorang telah bertaubat tetapi dia melakukan suatu maksiat yang berbeda dengan maksiat yang lalu sebelum dia bertaubat? Apa dengan begini taubatnya tertolak?

Tidak. Insya Allah taubatnya tidak tertolak. Hanya saja maksiat yang baru diperbuat (setelah bertaubat) maka hal itu adalah dosa terbaru pasca taubatnya. Jadi tidak bisa diakumulasikan dengan dosa-dosanya sebelum bertaubat. 

Contoh; ada seseorang yang bertaubat dari perbuatan riba, tetapi dia masih terbiasa dengan meminum minuman khamr. Maka taubatnya dari riba itu sudah benar, walaupun dia tetap masih berdosa dengan perbuatan meminum khamrnya. Tetapi bukan berati taubatnya dari riba batal atau tertolak oleh Allah. 

Ada pertanyaan berikutnya yang sebenarnya hampir mirp-mirip dengan pertanyaan di seperti di atas. Yaitu; Ada seseorang yang bertaubat dari suatu dosa maksiat tetapi dirinya juga masih bersikeras dengan dosa dan maksiat yang lainnya. Bagaimana ini? 

Perlu diketahui bahwa apabila seseorang bertaubat dari riba manum dia masih enggan meninggalkan khamr, misalnya. Maka taubatnya dalam hal riba, itu sudah benar. Dan dia tetap harus secara pelan-pelan berusaha untuk meninggalkan khamrnya juga.

Tetapi apabila dia meninggalkan (perbuatan) dosa riba namun dia masih mau mengambil dari sisa-sisa ribanya, maka hal ini tidak dibenarkan. Atau taubatnya belum benar. 

Oleh karena itu renungkanlah firman Allah di bawah ini:

Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah setan. Sesungguuhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. Qs. Al Baqarah 208.

Ya, jadi bila sudah bertaubat maka tinggalkanlah perbuatan yang membuat dosa.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button