Susah Taubat? Bag.76

Susah Taubat? Bag.76

Haruskah membuka dosa-dosa diri sendiri?

Memang terkadang semacam menjadi blunder tersendiri bagi orang-orang yang bertaubat. Sebab ada sebagian dari orang-orang yang bertaubat sering cerita kepada banyak (atau beberapa) orang. Mereka menceritakan tentang masa lalunya yang kelam.

Memang, sebenarnya mereka bercerita itu bukan untuk gagah-gagahan. Melainkan untuk bertanya; apakah taubatnya diterima Allah? Sebab dirinya telah melakukan bla bla bla. Dan seterusnya. 

Atau mereka bercerita karena merasa dosanya sangat banyak? Lalu mereka bercerita untuk mencari solusi?

Ingatlah bahwa Allah Ta’ala berfirman:

أَلَـمْ يَـعْلَـمُوْا أَنَّ اللهَ هُوَ يَـقْبَـلُ التَّوْبَـةَ عَنْ عِـبَـادِهِ وَيَـأْخُذُ الصَّدَقَاتِ وَأَنَّ اللهَ هُوَ التَّـوَّابُ الرَّحِـيْمُ.

Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Qs. At Taubah 104.

membeberkan dosa

Maksud dari ayat di atas; bahwa pertaubatan seorang hamba itu tidak perlu melalui perantara ataupun membayar sejumlah dana. Ini sangat berbeda dengan agama lain. Yakni bila ingin bertaubat dia harus menemui tokoh agama lalu menceritakan masa lalunya.

Kemudian dari situ tokoh agamanya menentukan jumlah dana yang harus dikeluarkan bila ingin bertaubat. Tidak! Sama sekali tidak demikian!

Islam adalah agama yang berbeda. Termasuk dalam masalah taubat. Jika ingin bertaubat maka taubat saja dengan penuh keikhlasan. Adapun tokoh agama itu hanya membimbing agar dia semakin yakin dalam taubatnya dan tidak lagi kembali kepada dunia kelamnya.

Adapun bila berkaitan dengan hak Adami, maka ini harus ada penegakan hukum yang ada pengadilan yang sesuai dengan syariat Islam. Sebab hubungan antar hak Adami masih tetap akan berlangsung sampai ke akhirat apabila tidak diselesaikan di dunia. Seperti hutang piutang, misalnya. Termasuk di dalamnya masalah pidana. Seperti penganiayaan, pembunuhan, pemerkosaan, perampasan dan lain-lain. 

Oleh karena itu dahulu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam saat di haji Wadda’ (haji perpisahan) pernah meminta kerelaan dari para sahabat semua. Yakni beliau shalallahu ‘alaihi wa salam siap diqishash bila memang selama hidupnya pernah melakukan penganiayaan kepada sahabat. 

Termasuk hal yang sudah menjadi kebiasaan adalah ketika upacara pemakaman, ada dari kaum muslimin yang meminta/memohon agar mau mengikhlaskan atau memaafkan jenazah bila selama hidupnya pernah melakukan kesalahan.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button