Susah Taubat? Bag.71
Kawan lamaku akan membuka aibku.
Sebenarnya saya ingin taubat. Tetapi teman-teman lama saya tidak menginginkannya. Mereka akan terus berusaha mengembalikan saya kepada jalan lama yang dahulu saya lalui. Bahkan mereka tidak segan-segan mengancam saya. Bagaimana ini?
Ketahuilah bahwa Allah Ta’ala telah berfirman:
الَّذِيْـنَ آمَنُوْا يُـقَـاتِـلُوْنَ فِى سَبِـيْلَ اللهِ، وَالَّذِيْـنَ كَـفَرُوْا يُـقَـاتِلُوْن فِى سَبِـيْلِ الطَّاغُوْتِ فَـقَـاتِـلُوْا أَوْلِـيَـآءَ الشَّيْـطَانِ، إِنَّ كَيْـدَ الشَّيْـطَانِ كَانَ ضَعِـيْـفًـا.
Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah. Qs. An Nisaa’ 76.

Ya, anggap saja ini sedang berperang. Tetap perang iman. Perang mental. Perang aqidah dan akhlak. Perang antara Al Haq dan Al Batil.
Bila mau dengan kehendaknya, mau memenuhi panggilannya. Itu artinya bahwa mereka telah berhasil dan memenangkan peperangan ini. Sedangkan orang yang baru saja bertaubat telah kalah sejak dia mau memenuhi panggilannya dan mau kembali bergabung bersama mereka.
Tetapi bila menolak ajakannya serta menjauhi mereka maka sebenarnya dia telah menang dalam peperangan iman dan mental ini.
Sebab pada dasarnya kemampuan setan hanya sampai pada ‘gertak sambal’ saja. Sebagaimana yang tertera pada surat An Nisaa’ 76 di atas. Pada ayat lain juga hampir mirip dan bahkan lebih jelas lagi.
وَإِذْ زَيَّـنَ لَهُـمُ الشَّيْـطَانُ أَعْـمَـالَهُـمْ وَقَالَ لَا غَـالِبَ لَكُـمُ الْيَوْمَ مِنَ النَّـاسِ وَإِنِّي جَارٌلَّـكُـمْ، فَلَـمَّـا تَـرآءَتِ الْفِئَـتَـانِ نَكَـصَ عَـلَى عَقِبَـيْهِ وَقَالَ إِنَّى بَـرِىءٌ مِّنْكُـمْ إِنَّى أَرَى مَالَا تَـرَوْنَ إِنِّى أَخَافُ اللهَ، وَاللهُ شَدِيْدُ الْعِـقَـابِ.
Dan ketika setan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: “Tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu”. Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), setan itu balik ke belakang seraya berkata, “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu; sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah”. Dan Allah sangat keras siksa-Nya. QS. Al Anfaal 48.
Oleh karena itu bersabarlah dalam memenuhi panggilan Allah dan tetaplah pada jalan yang telah Allah tunjukkan itu. Yaitu jalan yang dahulu pernah dilalui Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan para sahabatnya.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
