Susah Taubat? Bag.49
Syarat lain untuk bertaubat (f):
Keenam: Harus berani memisahkan diri dari komunitas kemaksiatan.
Diriwayatkan dari Abu Musa radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
مَثَـلُ الْجَلِيْسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيْسِ السَّوْءِ كَـمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ وَالْكِـيْرِ الْحَدَّادِ، لَا يَـعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ، إِمَّا تَـشْتَرِيْـهِ أَوْ تَـجِدُ رِيْحَـهُ، وَكِيْـرُ الْحَدَّادِ يُـحْرِقُ بَدَنَـكَ أَوْ ثَوْبَـكَ أَوْ تَـجِدُ مِنْـهُ رِيْـحًا خَبِيْـثَةً.
“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan penjual minyak wangi dan pandai besi. Penjual minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapatkan bau (aroma wangi)nya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak”. Diriwayatkan Bukhari no. 2101.
Setidaknya setiap diri yang bertaubat bisa merasakan atau membedakan di saat dirinya sebelum tercebur ke dalam kubangan kemaksiatan dan di saat sudah tercebur ke dalamnya.

Makanya dari hadits di atas setidaknya dapat disimpulkan bahwa berteman dengan orang-orang shalih (pedagang minyak wangi) pasti dirinya akan terikut dengan pola pikir dan perilakunya orang-orang shalih. Sebaliknya bila seseorang berteman dengan orang-orang pelaku maksiat (pandai besi –maaf, ini hanya sekedar permisalan-), tentu pola pikir dan perilakunya akan terikut dengan pandai besi bukan?
Selain itu dalam pertemanan itu pasti lambat laun seseorang akan muncul rasa cinta pada temannya atau bahkan suatu kaum yang sepemikiran dan seperilaku. Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, seperti yang disampaikan dari Abu Musa radliyallahu ‘anhu. Dia berkata:
قِيْـلَ لِلنَّـبِيِّ صلى الله عليه و سلم، الرَّجُلُ يُـحِبُّ الْقَوْمَ وَلَـمَّا يَلْـحَقُ بِـهِمْ. قَالَ: الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ.
Ada yang berkata kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam, “Ada seseorang yang mencintai suatu kaum, namun dia belum pernah berjumpa dengan mereka”. Kemudian Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang dia cintai”. Diriwayatkan Bukhari, no.6170, Muslim no. 2640.
Maka sebelum terlambat marilah hijrah untuk meninggalkan orang dan komunitas yang membuat diri tidak bisa bertaubat.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
