Susah Taubat? Bag.36
Contoh kasus orang yang telah membunuh pada masa salaf dan ingin menebus dosanya: (d)
Bertaubat itu sebenarnya sudah menjadi anjuran dari Allah Ta’ala.
وَسَارِعُوْا إشلَى مَغْـفِرَةٍ مِّن رَّبِّـكُـمْ وَجَـنَّـةٍ عَرْضُـهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِـدَّتْ لِلْـمُتَّـقِيْـنَ.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang bertaqwa. Qs. Ali Imran 133.
Jadi bagi orang-orang yang menghendaki surga maka hendaknya dia bertaubat. Dengan memohon kerelaan kepada orang-orang yang pernah dia dzalimi. Sebagaimana orang kampung lusuh yang dahulu pernah terjadi pada zaman khalifah Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu.

Ya, setelah ada orang yang menjadi penjamin baginya agar dirinya pulang terlebih dahulu ke kampungnya untuk menunaikan semua amanah. Kemudian dia berpamitan kepada seluruh penduduk kampung itu, juga meminta maaf kepada mereka. Lalu dia berangkat ke kota Madinah.
Walaupun hampir saja waktunya habis, sehingga orang yang menjadi penjaminlah yang akan menjalani eksekusi matinya. Dan ternyata semua usaha si pemuda lusuh itu tidak sia-sia.
Ya, Allah sanggupkan dirinya untuk sampai ke kota Madinah walaupun nyaris berakhir waktunya.
Setelah dia tersungkur di hadapan khalifah Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu, dengan nafas tersengal-sengal dia berkata kepada khalifah Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu, “M ,,, m,,, maaf,,, maafkan ,,, aku, wahai amirul mukminin. Di luar dugaanku,,, ternyata urusan kaumku ,,, menyita ,,, banyak ,,, waktu”.
Ku pacu ,,,, tungganganku ,,,, tanpa henti. Hingga ,,,, tungganganku sekarat di gurun ,,,,. Terpaksa ,,, ku tinggalkan ,,,, lalu aku berlari dari sana”, tambahnya.
Hati khalifah Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu menjadi tenang. Beliau pun menenangkannya dan memberinya minum. Kata khalifah Umar bin Khaththab radlilyallahu ‘anhu, “Demi Allah! Mengapa engkau susah payah kembali? Padahal kamu bisa kabur dan menghilangkan jejak?”.
Sungguh jawaban si pemuda lusuh sangat luar biasa. Katanya, “Aku kembali agar jangan sampai ada yang mengatakan di kalangan kaum msulimin ,,, sudah tidk ada lagi ksatria yang menepati janji”.
Subhanallah. Sungguh, seorang ksatria ada orang yang menepati janjinya karena bertaubat.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
