Susah Taubat? Bag.29
Syarat-syarat taubat: (a)
4. Meminta maaf kepada orang yang yang pernah disakitinya dan mengembalikan barangnya yang dahulu pernah dirampas.
Sungguh Islam adalah agama yang mengajarkan tentang tanggung jawab. Atau dalam bahasa anak mudanya: sikap kejantanan/ksatria. Walaupun dalam posisi di bawah/berslah sekalipun. Luar biasa bukan?
Ternyata sikap jantan/ksatria itu akan membawa dampak yang luar biasa. Terutama bagi para pelaku maksiat dan dosa. Apa lagi perbuatan maksiat dan dosanya berkaitan erat dengan hak-hak adami (kemanusiaan).
Bisa dibayangkan bukan? Seandainya ada seseorang yang dirampok, atau dianiaya, atau dibully, atau dibunuh. Bukankah ini berkaitan dengan hak adami (peri kemanusiaan)?
Sungguh Allah tidak akan mengampuni dosa seseorang bila dosanya berkaitan denganhak adami. Bila dosa kepada Allah maka cukup hanya bertaubat saja. Seperti meninggalkan shalat, lalai dalam berdzikir, tidak puasa, meniggalkan zakat, tidak mau berhaji padahal dirinya sanggup, dan sebagainya.

Nah di sinilah yang dimaksud dalam ayat-Nya:
يَـآ أَيَّـهَا الَّذِيْـنَ آمَنُوْا تُوْبُوْا إِلَى اللهِ تَوْبَـةً نَصُوْحًا عَسَى رَبُّـكُـمْ أَن يُكَـفِّرَ عَنْـكُـمْ سَيِّـئَاتِـكُـمْ وَيُدْخِـلَكُـمْ جَنَّـاتٍ تَجْرِى مِن تَحْـتِهَـا الْأَنْهَـارُ يَوْمَ لَأ يُـخْزِى اللهُ النَّـبِيَّ وَالَّذِيْـنَ آمَنُوْا مَعَـهُ، نُوْرُهُـمْ يَسْعَى بَيْـنَ أَيْدِيْـهِمْ وَبِـأَيْمَـانِهِـمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّـنَـا أَتْـمِـمْ لَنَـا نُوْرَنَا وَاغْفِـرْلَنَـا، إِنَّـكَ عَـلَى كُـلِّ شَيْءٍ قَدِيْـرٌ.
Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Wahai Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Qs. At Tahriim 8.
وَأَنِ اسْتَـغْـفِـرُوْا رَبَّـكُـمْ ثُـمَّ تُوْبُوْا إِلَيْـهِ يُـمَتِّـعْكُـم مَتَـاعًـا حَسَنًـا إِلَى أَجَلٍ مُّسَـمًّى وَيُـؤْتِ كُـلَّ ذِى فَـضْلٍ فَـضْـلَهُ، وَإِن تَوَلَّـوْا فِـإِنِّـى أَخَـافُ عَـلَيْكُـمْ عَـذَابَ يَوْمٍ كَبِـيْرٍ.
Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubatlah kepada-Nya. (Jika kamu, mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) kwutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa pada hari Kiamat. Qs. Huud 3.
Dua ayat di atas setidaknya bisa difahami bahwa; (1. Surat At Tahriim 8) adalah ayat umum yang berkaitan dengan perintah untuk bertaubat kepada Allah. Sementara (2. Surat Huud 3)
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sendiri juga mengajak umatnya agar bertaubat kepada Allah. Sebab telah lalai kepada-Nya.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
