Susah Taubat? Bag.28
Syarat-syarat taubat:
3. Berjanji untuk tidak akan mengulangi perbuatan maksiatnya seumur hidupnya.
Janji memang suatu ucapan kata di lisan paling ringan tetapi sebenarnya dia memiliki beban yang sangat berat. Sehingga tidak sedikit orang yang mengingkari janji. Tetapi walaupun berat Islam mengajarkan kepada setiap umat agar selalu menepati janjinya.
يَـآيَـُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا أَوْفُوْا بِالْعُـقُوْدِ، أُحِـلَّتْ لَكُـمْ بَهِيْـمَةُ الْأَنْـعَامِ إِلَّا مَا يُـتْلَى عَـلَيْكُـمْ غَيْرَ مُحِـلِّى الصَّيْدِ وَأَنْـتُمْ حُرُمٌ، إِنَّ اللهَ يَـحْكُـمُ مَا يُـرِيْدُ.
Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah janji-janji itu. Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika sedang mengerjakan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. Qs. Al Maidah 1.

Makanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam selalu menepati janji yang telah disepakati antara beliau dengan orang lain. Bahkan beliaupun menepati janji yang telah disepakati dalam perjanjian Hudaibiyah. Walaupun dalam isi perjanjiannya itu sangat menyakitkan.
Bayangkan, salah satu dalam isi perjanjian itu disebutkan bahwa bagi orang muslim Makkah (setelah ditanda tanganinya perjanji) maka dilarang bergabung ke Madinah. Sedangkan bagi non muslim yang bermukim di Madinah bila ingin bergabung (berpindah) ke Makkah maka diperbolehkan.
Ini timpang bukan? Dan jelas hal ini sangat tidak adil. Tetapi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tetap menepati janjinya. Hal itu dibuktikan dengan kedatangannya Abu Bashir (penduduk Makkah) yang ingin hijrah ke Madinah. Apa lagi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menanda tanganinnya karena atas izin dan perintah Allah.
Dan beberapa tahun kemudian, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menuai hasil yang telah ditepatinya itu. Yakni suatu kemenangan yang sangat besar.
Yaitu justru dari musyrikinlah yang meminta Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam untuk menampung orang-orang Islam Makkah yang belum bisa masuk ke Madinah.
Dengan begitu satu point isi perjanjiannya telah dibatalkan oleh mereka sendiri, bukan oleh Rasulullah sahalallahu ‘alaihi wa salam.
Selain itu tidak lama kemudian Rasulullah dan para sahabat bisa masuk ke kota Makkah dalam keadaan aman, tanpa ada rasa was-was karena hendak diserang orang-orang musyrikin Quraisy. Hal itu kemudian Allah abadikan dalam ayat-Nya:
لَـقَدْ صَدَقَ اللهُ رَسُوْلَـهُ الرُّءْيَـا بِالْحَـقِّ، لَتَـدْخُلُنَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ إِنْ شَآءَ اللهُ آمِنِـيْنَ مُـحَلِّقَـيْنَ رُءُوْسَكُـمْ وَمُـقَصِّرِيْـنَ لَا تَخَافُوْنَ، فَـعَلِـمَ مَا لَـمْ تَعْـلَـمُوْا فَـجَعَلَ مِنْ دُوْنِ ذَلِكَ فَـتْـحًا قَرِيْـبًا.
Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insyaAllah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat. Qs. Al Fath 27.
Jadi perlu diingat kepada orang-orang yang ingin bertaubat bahwa seberat apapun janji untuk meninggalkan kemaksiatan dan dosa yang dahulunya digandrungi. Maka kelak Allah pasti akan membantu untuk memenuhi janji tersebut serta Allah akan memberi bonus sebagaimana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menepati janjinya.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
