Susah Taubat? Bag.27
Syarat-syarat taubat:
2. Menyesali dengan sepenuh hati atas dosa-dosa yang telah diperbuatnya.
Sebenarnya selain syarat (taubat) ini juga salah satu kunci agar seseorang bisa keluar dari kubangan maksiat dan dosa. Kenapa begitu?
Setidaknya ada dua alasan:
Pertama: Menyesali dengan sepenuh hati atas dosa-dosa yang telah diperbuatnya sebagai syarat taubat.
Bila seseorang telah menyadari bahwa dirinya telah menyimpang dan tersesat. Telah banyak melakukan perbuatan maksiat dan dosa, maka sangat mudah dan membantu dalam upaya pertaubatannya.

Sebalilknya bila pelaku maksiat dan dosa belum sama sekali menyadari bahwa semua perbuatan maksiat dan dosa yang telah dilakukaknnya itu adalah suatu perbuatan salah dosa, maka ini sangat susah untuk menuju pada pertaubatan.
Oleh karena itu satu hal yang harus ditumbuhkan pada menset seseorang yang ingin bertaubat adalah hendaknya dirinya menyadari bahwa semua perbuatan (maksiat) yang dilakukan adalah perbuatan dosa.
Kedua: Menyesali dengan sepenuh hati atas dosa-dosa yang telah diperbuatnya sebagai kunci.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
إِتَّـقِ اللهَ حَيْـثُـمَـا كُـنْتَ، وَأَتْـبِعِ السَّـيِّـئَةَ الْحَسَنَـةَ تَـمْحُـهَـا، وَخَالِـقِ النَّـاسَ بِـخُـلُقٍ حَسَنٍ.
Dari Abu Dzar Jundab bin Junadah dan Abu Abdirrahman Mu’adz bin Jabbal radliyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda: “Bertaqwalah kepada Allah Ta’ala di manapun engkau berada. Iringilah keburukan itu dengan kebaikan niscaya kebaikan akan menghapusnya (keburukan itu). Dan pergaulilah manusia dengan pergaulan yang baik”. Diriwayatkan Tirmidzi.
Sementara pada hadits lain, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
فَـمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُـزَحْزَحَ عَنِ النَّـارِ وَيَـدْخُلَ الْجَنَّـةَ فَلْـتَـأْتِـهِ مَنِـيَّـتُهُ وَهُوَ يُـؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَـأْتِ إِلَى النَّاسِ الَّذِى يُـحِبُّ أَنْ يُـؤْتَى إِلَيْـهِ.
“Siapa yang ingin diselamatkan dari neraka dan masuk ke surga maka hendaknya saat kematian menjemputnya dalam keadaan dia beriman kepada Allah dan hari Akhir dan hendaknya dia bergaul dengan orang lain sebagaimana dia ingin orang lain bergaul dengannya”. Diriwayatkan Muslim.
Bergaul di sini yang dimaksud ya yang tidak memiliki masalah apa-apa (terutama dosa antar anak adam). Bukankah orang yang sering berkunjung dan dikunjungi adalah orang-orang yang suka berlapang dada, pemaaf dan tidak suka bermaksiat?
Sementara itu Allah sendiri telah memberi janji kepada seluruh umat manusia.
إِنَّ الْحَسَـنَاتِ يُـذْهِبْـنَ السَّيِّـئَـاتِ.
Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Qs. Huud 114.
Semoga syarat kedua ini benar-benar bisa jalani bagi orang-orang yang hendak bertaubat.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
