Susah Taubat? Bag.22

Efek negatif dari maksiat dan dosa:

Kedua puluh lima: Matinya akan su’ul katimah dan akan mendapat adzab di akhirat.

Ini adalah efek negatif paling menyakitkan. Ya menyakitkan. Betapa tidak? Ketika semua orang ingin happy ending tetapi ini malah justru akhir hayatnya buruk (su’ul khatimah). 

Tetapi bagaimana lagi. Sebab perbuatan maksiat dan dosa itu setidaknya memiliki daya magnit yang tidak bisa dipisahkan. Ibarat gula pasti tidak bisa dipisahkan dengan rasa manisnya. Api yang tidak bisa dipisahkan dengan rasa panasnya. 

Sudah berapa byak contoh kejadian; bahwa para pelaku maksiat dan dosa meninggalnya dalam kondisi su’ul khatimah, kecuali dia telah bertaubat sebelumnya. 

efek maksiat matinya suul khatimah

Berikut ini contoh pelaku maksiat dan dosa yang mati sebelum taubat.

–    Seorang lelaki kepala keluarga terkulai lemah di atas ranjang empuk yang dikelilingi anak istrinya. Ya lelaki separuh baya itu sakit. Semakin hari penyakit lelaki setengah baya itu semakin parah. 

Ketika hampir semua keluarga sudah berkumpul lelaki itu menyebut-nyebut sesuatu yang membuat isi keluarganya kebingungan. Ya, lelaki itu mengatakan, “Topi, topi, topi”. Begitu terus ucapannya.

Akhirnya seluruh keluarga mengumpulkan semua topi miliknya lalu diperlihatkan kepadanya. Namun ternyata semua topi yang ditunjukkannya itu tidak sesuai yang dimaksud lelaki separoh baya itu.

Sementara di lain tempat ada beberapa orang laki-laki yang berkumpul di sebuah pasar. Di sana mereka tahu-tahu ada membicarakan lelaki separoh baya yang sedang sakit tersebut. Katanya sudah hampir dua bulan lelaki itu sudah tidak lagi berkumpul.

Lalu ada salah seorang dari mereka yang menginformasikan bahwa lelaki separoh baya yang mereka maksud itu sedang sakit. Maka segera mereka sepakat menjenguk temannya tersebut.

Sesampainya di rumah beberapa laki-laki itu disambut baik oleh keluarga besarnya sambil menyampaikan kebingungan mereka terhadap lelaki separoh baya itu. Sebab lelaki separoh baya itu selalu menyebut-nyebut topi tetapi semua koleksi topi miliki ketika disodorkan kepadanya, lelaki separoh baya itu hanya mampu menggelengkan kepalanya saja.

Mendengar keluhan keluarga lelaki separoh baya itu spopntan salah seornag rombongan dari laki-laki itu menjawab bahwa mereka tahu dengan topi yang dimaksud. 

Maka langsung wajah keluarga lelaki separoh baya langsung sumringah. Sebab ternyata tamu rombongan ‘teman-teman’ lelaki separoh baya itu tahu yang dimaksud. Dan segera dua orang dari tamu itu permisi untuk mengambil ‘topi’ yang dikehendaki lelaki separoh baya itu.

Tidak berselang lama dua orang tamu kembali datang sambil membawa ‘topi’ yang kehendaki lelaki separoh baya itu. 

Maka semua keluarga yang berada di situ langsung mempersilahkan tamu rombongan untuk menyampaikan langsung kepada lelaki separoh baya itu. 

Ketika semua sudah dihadapan lelaki separoh baya itu maka salah seorang dari tamu itu menunjukkan sebotol minuman khas yang bergambar seorang laki-laki memakai topi miring. Dia berkata, “Ini bang yang abang mau?”.

“Iya”, jawab lelaki separoh baya itu.

Namun ternyata jawaban “iya” nya itu juga membuat elaki separoh baya itu langsung menghirup udaranya yang terakhir. Meninggal! Na’udzubillah!

Sungguh ini adalah musibah besar. Sebab di akhir hayatnya dia tidak bisa mengucapkan dua kalimat syahadat tetapi justru yang dia ingat kemaksiatan dan dosa yang selama hidupnya dijalaninya.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button