Sikap Yang Harus Dijalani Orang Mukmin Terhadap Pelaku Istihza’

Sikap Yang Harus Dijalani Orang Mukmin Terhadap Pelaku Istihza’

Bila kaum muslimin selalu komitmen membaca Al Qur’an terus menerus dan hadits-hadits nabi serta sejarah nabi plus para sahabat. maka didapati bahwa ternyata dakwah mereka tidak semulus yang dikira. Bahkan para nabi dan rasul sebelumnya sekalipun. Mereka begitu berat mendapatkan rintangan dari kaumnya.

Mereka benar-benar mendapatkan rintangan yang luar biasa. Dan memang itulah salah satu alasan kenapa Allah Ta’ala dalam Al Qur’an sering menceritakan tentang kisah-kisah nabi dan rasul terdahulu. Yakni agar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, para sahabat dan para pengemban dakwah ini siap. Sebab memang sudah menjadi sunnatullah apabila dalam dakwahnya sering mendapatkan rintangan.

Dan justru perlu dipertanyakan bila ada seorang penyeru yang lancar-lancar saja dakwahnya. Bahkan cenderung disambut dengan gegap gempita bak artis idolanya. 

sabar dalam berdakwah

Oleh karena itu hendaknya setiap mukmin harus bersikap:

  1. Sabar terhadap rintangan yang merintangi jalan Allah ini.

تِلْكَ مِنْ أَنْـبَاءِ الْغَيْبِ نُوْحِيْـهَا إِلَيْكَ مَا كُنْـتَ تَعْـلَمُهَـا أَنْتَ وَلَا قَوْمُكَ مِنْ قَـبْلِ هَذَا فَاصْبِرْ، إِنَّ الْعَاقِبَـةَ لِلْمُـتَّقِيْنَ.

Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa. Qs. Huud 49.

قَالَ مُوْسَى لِقَوْمِهِ اسْتَعِيْـنُوْا بِاللهِ وَ اصْبِرُوْا، إِنَّ الْأَرْضَ للهِ يُوْرِثُـهَا مَنْ يَّشَاءُ مِنْ عِبَـادِهِ، وَالْعَاقِـبَةُ لِلْمُـتَّـقِيْنَ. قَالُوْا أُوْذِيـنَا مِنْ قَبْلِ أَنْ تَـأْتِـيَنَـاوَمِنْ بَّعْدَ مَا جِئْتَـنَا، قَالَ عَسَى رَبُّـكُـمْ أَنْ يُّهْـلِكَ عَدُوَّكُـمْ وَيَسْـتَخْـلِفَكُـمْ فِى الْأَرْضِ فَيَـنْظُرَ كَيْفَ تَعْمَـلُوْنَ.

Musa berkata kepada kaumnya: “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; (akan) diwariskan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nyadari hamba-hamba-Nya. dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa. Qs. Al A’raaf 128-129. 

Setidaknya ada dua pelajaran yang bisa dipetik.

a. Bahwa siapa saja yang membawa dakwah tauhid maka pasti akan berseberangan dengan para pembawa panji kesyirikan dan nasionalisme. Dan bila terjadi benturan ini maka Allah Ta’ala memerintahkan untuk bersabar. 

b. Selain bersabar Allah juga memerintahkan untuk selalu berdoa kepada-Nya agar kelak segala ujian dalam dakwah ini berbuah manis. Yakni Allah memberikan kepemiminan kepada kaum muslimin. 

Bahkan yang lebih tragis lagi adalah rencana yang pernah dilakukan oleh musyrikin Quraisy terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Sebagaimana Allah abadikan dalam ayat:

وَإِذْ يَمْكُـرُبِكَ الَّذِيْنَ كَـفَرُوُا لِـيُثْـبِتُوْكَ أَوْ يَقْـتُلُوْكَ أَوْيُـخْرِجُوْكَ، وَيَمْـكُـرُوْنَ وَيَـمْكُـرُاللهُ، اللهُ خَيْرُ الْمَـاكِرِيْنَ.

Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu, atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya. Qs. Al Anfaal 30.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button